RADAR JOGJA – Kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat R.M Haka Astana Mantika Widya memastikan pemakaman Bendara Raden Ayu (BRAy) Prabukusumo berlangsung dengan protokol tertinggi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hanya saja tetap ada penghormatan terakhir kepada sosok istri GBPH Prabukusumo tersebut. Berupa pengiringan jenazah dari kediaman Ndalem Prabukusuman.

Mantan Kapolda DIJ ini menuturkan, jenazah diberangkatkan dari RSUP Dr Sardjito. Kemudian dilewatkan menuju kediaman di ruas jalan Alun-Alun Selatan. Setelahnya diberangkatkan menuju pemakaman Hasta Renggo Kotagede.
“Pemakaman di Hasta Renggo Kotagede jam 08.00 dengan protokol seperti adanya sesuai ketentuan berlaku. Untuk penghormatan sesuai kesepakatan dengan rekan dan keluarga dilewatkan di kediaman Prabukusuman pelan-pelan lalu lewat Mantrigawen baru ke Kotagede,” jelasnya ditemui di Ndalem Prabukusuman, Rabu (9/12).

Haka menuturkan, kabar duka dia terima Selasa malam (8/12) tepatnya 20.00. Dalam kabar duka tersebut BRAy Prabukusumo meninggal pukul 19.31. Diketahui pula sempat menjalani rawat intensif di RSUP Dr Sardjito.

Suasana duka terlihat di kediaman Ndalem Prabukusuman. Puluhan karangan bunga tertata rapi di sisi utara Alun-Alun Selatan. Sebagian diantaranya diangkut untuk kemudian diletakan di Pemakaman Hasta Renggo Kotagede.
“Silakan memberikan penghormatan terakhir, karena pasti ada yang tetap melayat. Saya ingatkan betul protokol kesehatan dilaksanakan sesuai ketentuan,” katanya.

Pertemuan terakhir dengan pemilik nama lengkap Roswarini Sri Yuniarsih ini 31 Oktober. Kala itu keduanya tengah hadir dalam sebuah acara resepsi pernikahan keluarga. Kondisinya kesehatan masih fit dan ceria.
“Saya kalau ketemu pasti bercanda, makanya saya kaget juga dengar kabar (meninggal) mbak Prabu (BRAy Prabukusumo),” ujarnya.

Haka mengenal sosok BRAy Prabukusumo dengan sangat baik. Baginya kerabat Ndalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut adalah sosok yang periang. Memiliki kecintaan tinggi terhadap pelestarian seni dan budaya.
“Beliau itu memiliki komitmen tinggi terhadap pelestarian budaya. Ikut di pelestarian kebaya lalu Sekar Jagad batik dan kegiatan lain. Setiap ada kegiatan budaya, pasti selalu ada di sana,” kenangnya. (dwi/ila)

Breaking News