RADAR JOGJA – Aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kantor DPRD DIJ, Kamis (8/10) berlangsung ricuh. Awalnya long march dari Tugu Paal Putih menuju Gedung DPRD DIJ Jalan Malioboro berjalan tertib dan kondusif.

Di sela orasi penolakan massa melemparkan botol air mineral, petasan, dan batu ke dalam halaman. Akibatnya, kaca lantai tiga DPRD DIJ pecah, post satpam dan masjid setempat rusak. Sejumlah motor yang diparkir dan mobil polisi pun rusak parah.

“Situasinya saat ini masih genting, ada gas air mata,” ujar wakil ketua DPRD DIJ Huda Tri Yudiana.

Huda menjelaskan, melalui audiensi, pihaknya menerima massa aksi untuk menyampaikan aspirasinya mengenai penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

“Audiensi belum rampung datang massa aksi lainnya, sekitar pukul 13.00 juga memaksa masuk DPRD. Rekan-rekan tidak mau untuk kami terima sehingga terkadi kerusuhan lempar lemparan batu botol dan lain lain,” bebernya. (sky/tif)

Breaking News