RADAR JOGJA – Sosok korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rinaldi Harley Wismanu dikenal sebagai anak yang berbakti kepada orang tua dan keluarganya. Pria berusia 32 ini merupakan anak pertama dari empat bersaudara dan berperan sebagai tulang punggung keluarga.

Salah seorang kerabat keluarga korban, Hendro menuturkan, sebelum bekerja di Jakarta, Rinaldi sempat mengenyam pendidikan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada. Terdaftar sebagai angkatan 2006 Jurusan Sastra Jepang.

“Setelah lulus langsung lanjut kuliah S2 dan S3 di Jepang. Lalu kerja di Jakarta di bidang kontraktor,” jelasnya, ditemui di kediaman rumah duka, Nologaten Caturtunggal Depok Sleman, Kamis (17/9).

Sebagai anak pertama, lanjut Hendro, korban dikenal sangat peduli dengan adik-adiknya. Tak hanya itu sosok ini juga dikenal perhatian kepada keluarganya. Hampir semua kebutuhan keluarga dipenuhi oleh pria ini.
Pasca pandemi Covid-19, sosok Rinaldi tak pernah pulang ke rumah. Pertimbangannya adalah kesehatan orangtua dan keluarganya di rumah. Walau begitu komunikasi jarak jauh tetap berlangsung intens dan rutin.

“Terakhir itu ke Bromo bersama keluarganya. Kalau tidak salah antara Januari atau Februari. Pokoknya sebelum Covid-19,” katanya.

Walau bekerja di Jakarta namun KTP Rinaldi masih Sleman. Hendro menceritakan Rinaldi juga telah menikah 2019 lalu. Istrinya berstatus warga negara Jepang.

“Tahun 2019 sudah nikah sama orang Jepang. Kenal sama istri waktu sekolah di Jepang,” ujarnya.

Kabar hilangnya korban langsung menjadi perhatian pihak keluarga. Adik keduanya adalah sosok yang melaporkan kehilangan ke Mapolda Metro Jaya, Sabtu (12/9). Selanjutnya sang ayah menyusul kemudian, Selasa (15/9).

“Ini bapak dan adiknya masih disana (Jakarta) untuk mengurus atas temuan (jenazah) itu. Saya tahunya semalam (16/9) dikasih tahu kabar ini,” katanya. (dwi/tif)

Breaking News