RADAR JOGJA – Klaster supplier ikan mengalami penambahan empat kasus. Tercatat sebagai kasus 267 hingga kasus 270. Berdasarkan data, keempatnya berasal dari wilayah yang sama, warga Kabupaten Gunungkidul.

Keempat pasien yakni kasus 267, laki-laki berusia 40 tahun. Kasus 268, laki-laki berusia 54 tahun. Kasus 269, laki-laki berusia 39 tahun dan kasus 270, laki-laki berusia 53 tahun.

“Total pasien untuk klaster supplier ikan hingga saat ini ada 12 pasien. Penambahan hari ini ada empat pasien. Berdasarkan data keduabelas pasien itu berasal dari Kabupaten Gunungkidul,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ Berty Murtningsih, Minggu (14/6).

Tak hanya kasus klaster supplier ikan, adapula pasien non klaster. Terdaftar sebagai pasien kasus 271. Sosok ini adalah anak perempuan berusia 4 tahun. Berasal dari Kabupaten Bantung. 

“Riwayat pasien ini ada perjalan dari Bekasi. Dinkes masing-masing wilayah langsung melakukan tracing untuk setiap kasus baru hari ini,” katanya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ juga melaporkan adanya penambahan enam kasus sembuh. Diawali dari pasien terlama kasus 39. Pasien laki-laki berusia 51 tahun asal kota Kota Jogja ini telah menjalani rawat inap isolasi sejak 7 April. 

Kasus selanjutnya adalah pasien kasus 69, perempua berusia 65 tahun asal Bantul. Kasus 96, laki-laki berusia 73 tahun asal Sleman. Kasus 99, perempuan berusia 49 tahun asal Bantul.  Kasus 233, perempuan berusia 22 tahun asal Sleman dan kasus 241, laki-laki berusia 27 tahun asal Gunungkidul. 

“Akumulasi kasus positif saat ini mencapai 269 kasus. Jumlah kasus sembuh 210 kasus. Pasien rawat inap isolasi masih 51 pasien,” ujarnya.

Catatan mortalitas adalah satu pasien dalam pengawasan (PDP) berusia 83 tahun. Pasien ini berasal dari Kabupaten Bantul. Sudah dilakukan uji swab dan hasil masih dalam proses laboratorium.

“Kalau total spesimen diperiksa ada 286 sampel dari 227 orang,” katanya.(dwi/tif)

Breaking News