RADAR JOGJA – Kasus Covid-19 yang dialami sejumlah supplier ikan resmi menjadi klaster baru di Jogjakarta. Sejak diumumkan pertama, total ada enam kasus terdeteksi. Sementara kasus awal adalah pasien kasus 234 dan kasus 235. Keenam pasien kasus tersebut berasal dari Kabupaten Gunungkidul.

Berdasarkan data Gugus Tugas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ kasus terbaru adalah pasien kasus 246. Detilnya adalah pasien laki-laki berusia 26 tahun asal Gunungkidul. Riwayat tracing menyebutkan ada kaitannya dengan supplier ikan.

“Iya, kasus 246 itu masih klaster penjual (supplier) ikan. Orang yang pernah kontak dengan penjual ikan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty, Minggu (7/6).

Empat kasus terakhir merupakan hasil pengembangan kasus 234 dan 235. Keempatnya terbukti melakukan kontak dengan pasien kasus awal. Sehingga dilakukan rapid diagnostic test (RDT) dan hasilnya reaktif. Berlanjut dengan uji swab dan hasilnya positif Covid-19.

Tiga kasus sebelumnya adalah kasus 241. Detilnya adalah pasien laki-laki berusia 27 tahun. Kasus 242, pasien laki-laki berusia 35 tahun. Terakhir kasus 243 adalah pasien laki-laki berusia 34 tahun. Ketiganya berasal dari kabupaten Gunungkidul.

“Dari semua kasus, tidak menunjukan ada gejala atau masuk dalam kategori orang tanpa gejala. Dari kasus awal 234 dan 235 dilakukan tracing kepada 311 kontak eratnya,” katanya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ mencatat adanya dua kasus baru. Selain kasus 246 adapula kasus 245. Detailnya adalah pasien laki-laki berusia 39 tahun asal Bantul. Riwayat kontak masih dalam pelacakan Dinas Kesehatan Bantul.

Ada pula laporan empat kasus sembuh. Di antaranya kasus 118, laki-laki berusia 53 tahun asal Kota Jogja. Kasus 218, perempuan berusia 44 tahun asal Gunungkidul. Kasus 212, laki-laki berusia 57 tahun asal Gunungkidul dan kasus 235, laki-laki berusia 40 tahun asal Gunungkidul.

“Dari data ini, akumulasi kasus positif di Jogjakarta mencapai 244 kasus. Lalu total pasien sembuh mencapai 183 kasus. Untuk yang jalani rawat inap isolasi masih 53 pasien, sementara catatan meninggal dunia 8 pasien,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DI Berty Murtiningsih. (dwi/tif)

Breaking News