RADAR JOGJA – Sidang gugatan sembilan atlet Kota Jogja yang gagal bertanding di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV 2019 kepada KONI DIJ berakhir di Pengadilan Negeri (PN) Jogjakarta, Selasa (19/5) lalu. Dalam sidang terakhir yang dipimpin hakim Asep Permana itu diputuskan gugatan yang diajukan tidak dapat diterima. Artinya putusan tersebut tidak memenangkan salah satu pihak.

Nah, atas keputusan tersebut pihak penggugat dalam hal ini sembilan atlet kota Jogja sepakat untuk tidak mengajukan banding. Itu setelah adanya pembahasan lebih lanjut dengan prinsipal penggugat dan masukan dari KONI Kota Jogja.
Kuasa hukum sembilan atlet penggugat Bastari Ilyas mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh atlet penggugat. Lantas, diputuskan untuk tidak mengambil kesempatan mengajukan banding. “Berdasarkan perenungan dan diskusi dari penggugat dan pihak-pihak terkait. Akhirnya peluang banding tidak kami gunakan,” ujarnya di kantor KONI Kota Jogja, kemarin (29/5).

Dikatakan, persidangan ini dapat dijadikan pembelajaran kepada semua pihak untuk bisa melakukan pembaharuan dalam dunia olahraga di Indonesia. Khususnya di DIJ. “Ke depan semoga bisa mengedepankan sikap sportif untuk meningkatkan prestasi olahraga secara terus menerus,” kata Bastari.

Kasus ini juga diharapkan bisa memberikan kritik bagi seluruh penyelenggara kegiatan olahraga prestasi di DIJ. KONI itu ada karena ada atlet. Jika memutuskan jangan sampai merugikan atlet. “Mari atlet itu dibina, jangan dibinaskan,” ujarnya. “Kalau ada masalah seharusnya dibicarakan, jangan tahu-tahu didiskualifikasi. Kasihan atletnya,” tandasnya.

KONI Kota Jogja selaku pembina olahraga di Kota Jogja menyambut baik keputusan yang diambil penggugat. KONI Kota Jogja berharap semua pihak yang sebelumnya telah mencurahkan pikiran dan waktu dalam kasus ini bisa kembali fokus memikirkan pembinaan prestasi olahraga di Kota Jogja. (ard/din)

FOTO: ANA R. DEWI

KETERANGAN FOTO: Kuasa hukum penggugat Bastari Ilyas (dua dari kanan) dan Rochiman (kanan) bersama Ketum KONI Kota Jogja Aji Karnanto (dua dari kiri) dan Sekum KONI Kota Jogja Iriantoko Cahyo Dumadi.

Breaking News