RADAR JOGJA – Tiga pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Jogjakarta dinyatakan sembuh. Ketiganya telah menjalani rawat isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan selama sepekan lebih. Detailnya pasien kasus 7, berjenis kelamin laki-laki berusia 7 tahun dan tercatat sebagai warga Kabupaten Bantul.

Adapula pasien kasus 13 berjenis kelamin laki-laki, berusia 39 tahun dan berdomisili Kota Jogja. Selanjutnya pasien kasus 16, berjenis kelamin perempuan, berusia 61 tahun dan tercatat sebagai warga Sleman.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih menuturkan ketiga pasien telah pulang ke kediamannya masing-masing. Seluruhnya dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali uji swab. Hasilnya adalah negatif Covid-19 atau telah dipastikan sembuh.

“Laporan kesembuhan kasus positif ada tiga kasus per 11 April. Dinyatakan sembuh setelah memperoleh hasil uji laboratorium 2 kali negatif Covid-19,” jelasnya, Sabtu (11/4).

Tercatat hingga hari ini ada 13 pasien sembuh dari Covid-19. Sehari sebelumnya Gugus Tugas Covid-19 DIJ juga menyatakan tiga pasien sembuh dari virus yang berkembang di Wuhan Tiongkok ini. Sementara untuk total pasien yang masih dirawat isolasi mencapai 22 pasien.

Sedangkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh masih dalam pengawasan tim medis. Pertimbangannya adalah pemantauan kondisi kesehatan pasca kesembuhan. Terlebih sistem imunitas tubuh setelah terjangkit Covid-19.

“Kalau kondisi kesehatan ketiga pasien dan yang dinyatakan sembuh lainnya optimal. Tapi memang tetap dipantau kondisi medisnya sebagai preventif saja,” katanya.

Selain pasien sembuh, adapula tambahan satu kasus Covid-19. Pasien ini tercatat sebagai kasus 42. Berjenis kelamin laki-laki dan berusia 42 tahun. Pasien diketahui berdomisili di Kabupaten Sleman.

Bertambahnya pasien membuat catatan kasus Covid-19 di Jogjakarta menjadi 41 pasien. Detailnya tigabelas pasien dinyatakan sembuh dan enam pasien meninggal dunia. Adapula satu kasus yang dipindahkan ke daerah asal, Kebumen Jawa Tengah.

“Laporan hari ini juga ada satu penambahan kasus konfirmasi positif (Covid-19). Hasil tracing, pasien ini sempat ada kontak dengan kasus (pasien Covid-19) di Jakarta,” ujarnya.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ juga merilis adanya dua pasien meninggal dunia. Keduanya berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Pasien ini telah menjalani rawat isolasi di rumah sakit rujukan.

Detail kedua pasien meliputi, PDP pertama berjenis kelamin perempuan dan berusia 28 tahun. Tercatat sebagai warga Kabupaten Gunungkidul. PDP meninggal selanjutnya seorang pasien berusia 57 tahun. Tercatat sebagai warga Kabupaten Kulonprogo.

“Laporan kematian PDP masih dalam proses laboratorium untuk uji swabnya. Kalau catatan medis memang ada riwayat penyakit penyerta atau komorbid. Walau begitu, pemakaman keduanya menerapkan protokol tertinggi,” katanya.(dwi/ila)

Breaking News