Radar Jogja – Gerombolan orang tak dikenal melakukan aksi barbar berupa perusakan warung makan, di Jalan Anggajaya 2 No 84, Sanggrahan, Condongcatur, Sleman, Sabtu malam (4/1) pukul 23.00. Selain melakukan perusakan, para pelaku juga melakukan penyerangan.
Nana, 26, pemilik warung makan menuturkan tak kurang dari 20 orang dengan menggunakan 10 motor melakukan penyerangan. Gerombolan itu datang dari arah utara dengan menggeber-geberkan motor. Mereka berhenti dan lantas melakukan penyerangan terhadap orang yang makan di warung tersebut.
“Di dalam (warung) ada yang dibacok, lalu ada yang naik ke lantai dua kondisinya sudah berdarah-darah. Ada juga yang berlari keluar,” kata Nana saat ditemui kemarin (5/1).
Dia menceritakan, setidaknya ada dua korban yang mengalami luka dalam aksi ini. Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, barang-barangnya ikut dirusak. Kaca etalase setebal 1cm dipecah, magic jar dibanting, kursi juga ikut dirusak. “Setelah mereka pergi, suami saya turun ngecek dan semua sudah berantakan,” jelasnya.
Kejadian itu bukan kali pertama terjadi. Setidaknya sejak Desember 2019 hingga saat ini sudah empat kali kejadian serupa. Sasarannya toko roti dan warung kelontong. Sekitar tiga hari yang lalu, bahkan di depan warungnya juga sempat terjadi kerusuhan. Dia menduga pelakunya sama. “Kayaknya anak-anak kecil, SMP atau SMA,” terangnya.
Kejadian yang sudah berulang kali itu membuatnya resah. Oleh karena itu dia meminta polisi setiap malam melakukan patroli. Sebab, berdasarkan pengalamannya, setiap pukul 00.00 ke atas sering ada gerombolan bermotor beroperasi. “Kami di sini resah, kami juga butuh perlindungan polisi,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Depok Timur Kompol Paridal menjelaskan, kasus ini tengah didalami. Sebab, baik korban maupun pelaku tidak ada yang saling kenal. Oleh karena itu pihaknya masih berupaya mendalami motif perusakan itu. “Sementara barang bukti yang kami amankan pecahan kaca etalase dan perabotan lain,” kata Paridal.
Selain di Condongcatur, di hari yang sama juga turut terjadi aksi pembacokan di Jalan Moses Gatotkaca, Caturtunggal, Depok, sekitar pukul 00.00. Korbannya dua pemuda yang kebetulan berpapasan dengan rombongan.
Pelakunya ditengarai merupakan gerombolan yang sama. Yakni yang melakukan perusakan di Condongcatur. “Iya (ada pembacokan), pelakunya rombongan bermotor sekitar 20 remaja,” ujar Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto.
Kapolsek menjelaskan, berdasar keterangan yang dia terima, pembacokan terjadi saat rombongan tersebut berpapasan dengan korban. Pelaku yang merasa korban menatap mereka, kemudian berbalik arah dan mengejar korban yang saat itu berboncengan.
Korban lantas dikeroyok oleh para pelaku. Bahkan salah seorang pelaku lantas mengeluarkan senjata tajam. “Korban mengalami luka di ujung jari manis, dan satunya kena luka gores di pundak,” terangnya.
Saat ini pihaknya juga masih mengumpulkan sejumlah bukti. Serta meminta keterangan lebih lanjut dari korban. Pihaknya juga berusaha mengejar para pelaku. (har/laz)

Breaking News