Radar Jogja – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIJ optimistis bakal mencetak hattrick dalam pilkada 2020. Saat ini partai berlambang banteng dengan moncong putih ini terus melakukan konsolidasi untuk dapat mewujudkan target itu.
Syarat untuk mencapai tujuan ini adalah dengan memapankan dan membentuk kepengurusan hingga tingkat bawah. Untuk itu, dihelatlah konsolidasi tingkat cabang kemarin (3/1), membahas kepenguruasan DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Konsolidasi juga dilakukan di tingkat kepengurusan partai paling bawah yakni Pengurus Anak Cabang (PAC) meliputi ranting dan anak ranting. “Mencoba melengkapi dari bawah, ranting dan anak ranting bisa terbentuk di tingkat RT-RW kelurahan atau desa,” ucap Ketua DPD PDIP DIJ Nuryadi setelah Konferensi Daerah PDIP di Gowongan Inn, Jogja, kemarin (3/1).
Konsolidasi perlu segera dilakukan untuk mempersiapkan pertarungan di pilkada 2020. Selain itu pada 22 Februari juga ada peresmian kantor baru yang akan dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Harus selesai (konsolidasi), karena 2020 diselenggarakan pilkada. Jadi solidaritas organisasi sampai yang paling bawah bisa terbentuk dengan baik dan tidak ada konflik yang kurang relevan lagi,” jelasnya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIJ Totok Hedi Santoso menuturkan, kandidat calon bupati dan calon wakil bupati yang akan bersaing di pilkada sudah mengalami proses penjaringan sejak satu hingga dua bulan lalu. Diseleksi di tingkat DPC, DPD, maupun DPP. Nama-nama calon sudah dikirimkan ke DPP di Jakarta. “Mutlak, terakhir penentuan rekomendasi adalah Jakarta. Yang sedang dipilih adalah siapa pun yang memiliki komitmen mempertahankan Pancasila,” jelasnya.
Dia melanjutkan, untuk kabupatan Sleman sebanyak 11 nama calon telah dikirim ke DPP. Sedangkan Bantul ada lima nama, dan Gunungkidul sembilan nama. Meliputi posisi cabup maupun cawabup.
Disinggung mengenai rencana berkoalisi, Totok tak menutup kemungkinan adanya sebuah koalisi. Walaupun dari hasil Pemilu 2019 lalu, PDIP bisa tak perlu koalisi. “Yang perlu diketahui, PDIP bisa maju sendiri atau tanpa kolasi maupun berkoalisi,” tandasnya. (cr16/laz)

Breaking News