SLEMAN-Letusan freatik yang terjadi pukul 17.50 berlangsung tiba-tiba.

Salah seorang warga, Maryono, 54, yang berasal dari Dusun Srunen, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman menuturkan, dia tidak mendengar suara letusan.

“Saya tidak mendengar suara letusan karena di jalan banyak truk melintas,” jelasnya.

Dia melanjutkan selepas Maghrib terjadi hujan abu dan sebagian warga Kali Tengah Lor dan Kali Tengah Kidul berhamburan ke jalan.

“Karena warga yang lain turun, saya juga imut turun karena takut. Kebetulan rumah saya berada di pinggir jalan,” bebernya.

Dia menuturkan saat kejadian suasana gelap dan disertai hujan abu vulkanik.

Saat ini, dia bersama dengan para warga yang lain masih bertahan do barak pengungsian Balai Desa Glagaharjo. (cr4/ila/mg1)

Breaking News