KULONPROGO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulonprogo menggelar bedah buku dan melauncing delapan buku karya siswa dan guru. Kegiatan juga diisi dengan pelantikan 33 duta literasi MAN 2 Kulonprogo.

Kedelapan buku yang dilaunching Sandiwara (antologi puisi), Paruh Sang Waktu (antologi cerpen) dan Denting Hujan (novel) ketiganya merupakan buku karya siswa MAN 2 Kulonprogo. Buku lainnya, Tak Terhambat Naik Pangkat (Pujarsono), dan Inspirasi Gerakan Literasi (Astiti).

Kemudian Langkah Hebat Menuju Sekolah Adiwiyata (Merry Nirwana Rini), Pizza Growol dan Kreasi Olahan Singkong (Umi Hidayati), dan Trik Jitu Membangun Madrasah Unggul, Hebat, dan Bermartabat (Farida Rahmawati).

Kasi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kementerian Agama Kulonprogo Sulasmi mengapresiasi peluncuran buku tersebut. “MAN 2 Kulonprogo semakin menunjukkan kesungguhan menjadi madrasah hebat yang bermartabat. Launching delapan buku ini menjadi bukti,” kata Sulasmi.

Bedah buku menghadirkan Sudaryanto (Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta). Dia membedah novel karya Siwi Nurdiani, Denting Hujan. Narasumber lain Sarjana (Kasi Perpustakaan Balai Perpustakaan Arsip Daerah Kulonprogo) membedah buku Sandiwara serta Paruh Sang Waktu.

“Ibarat gentong, setiap hari diisi air, ketika dibuka air akan mengalir. Begitu pun seorang penulis yang menghasilkan karya yang hebat, karena ia rajin membaca. Sehingga ia memiliki semua informasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan tulisan,” kata Sudaryanto. (tom/iwa/mg1)

Breaking News