SLEMAN – Peristiwa longsor tebing tambang ternyata belum menjadi pelajaran bagi sejumlah penambang. Kecelakaan tambang kembali terjadi di Tambang Tangkisan, Umbulharjo Cangkringan. Dalam kejadian ini penambang atas nama Winarno, 30, meninggal dunia.

Korban tercatat sebagai warga Desa Kepuharjo, Cangkringan. Warga yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tersebut tertimpa reruntuhan tebing. Saat kejadian, dia bersama penambang lain tengah menguruk tebing di kawasan tersebut.

“Kejadiannya pukul 10.30 di Dusun Tangkisan, Umubulharjo. Benar korban tercatat sebagai warga Kepuharjo, setelah dievakuasi, ternyata korban sudah tidak tertolong,” jelas Kades Kepuharjo Heri Suprapto Senin (19/3).

Selain Winarno tercatat pula korban lainnya atas nama Maryadi. Beruntung nyawa pria berusia 46 tahun ini masih bisa diselamatkan. Korban selamat tercatat sebagai warga Tangkisan, Umbulharjo, Cangkringan.

Heri menuturkan, para korban terlihat menambang sejak pukul 07.00. Hal ini berdasarkan penuturan para saksi yang melihat aktivitas kedua korban tersebut. Menurutnya, lokasi penambangan itu tergolong rawan longsor.

Guna mengevakuasi korban, warga meminta bantuan tim SAR DIJ unit Cangkringan. Selanjutnya korban berhasil dievakuasi pukul 11.00. Keduanya terlebih dahulu dibawa ke RS Panti Nugroho. Untuk korban selamat Maryadi masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Tebing lokasi menambang cukup tinggi sekitar 11 meter. Berulang kali saya mengingatkan penambang yang berasal dari desa saya. Jika menambang perhatikan lokasi kemiringan tebing. Jangan hanya demi pasir tapi membahayakan diri sendiri,” ujarnya. (dwi/ila/mg1)

Breaking News