GUNUNGKIDUL – Mantan politisi senior PDIP Ratno Pintoyo pindah haluan ke Partai Nasdem. Dia langsung menjabat sebagai dewan pakar.

Mantan Ketua DPRD Gunungkidul 2009-2014 tersebut pindah parpol bukan tanpa pertimbangan. Dia mengaku salat istikaroh sebelum menjatuhkan pilihan.

“Saya siap bekerja maksimal di Partai Nasdem. Segenap kemampuan berpolitik hanya untuk Nasdem, bukan yang lain,” kata Ratno Rabu (28/2).

Mantan terpidana yang tersandung kasus korupsi tersebut, begitu bebas dari penjara 28 November 2018 langsung menuju kantor Nasdem. Tidak hanya itu, baju jas warna biru dia jahit di dalam rumah tahanan sebagai bukti kematangan kembali berpolitik dengan kendaraan baru.

“Visi misi Partai Nasdem sejalan dengan pikiran saya. Ada parpol lain menawari, ada beberapa tidak saya sebutkan. Cocok di hati hanya Nasdem,” kata Ratno.

Dia mengaku tidak bisa menyampaikan aspirasi lagi di PDIP. “Jadi saya memutuskan keluar (dari PDIP),” kata Ratno.

Ketua DPD Nasdem Gunungkidul Suparjo senang dengan bergabungnya Ratno. Menurutnya, bisa menjadi senjata ampuh mengarungi pemilihan legislatif tahun depan.

“Pak Ratno memiliki basis massa kuat. Bisa menjadi keuntungan bagi kami,” kata Suparjo.

Pada Pemilu 2019 Nasdem menargetkan sepuluh kursi DPRD dengan pembangian di masing-masing dapil sebanyak dua kursi. Kehadiran Ratno diharapkan membawa dampak positif.

“Selain menggandeng Pak Ratno, kami juga mengajak kader muda serta mantan kepala desa bergabung ke Nasdem,” ujar Suparjo. (gun/iwa/mg1)

Breaking News