BANTUL – Alumni SMAN 3 Padmanaba Jogja pulang kampung. Menariknya, kepulangan para alumni yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara bahkan belahan dunia ini bukan sekadar kangen-kangenan. Melainkan juga bakti sosial.

“Berupa khitanan massal,” jelas Ketua Umum Khitan Massal Bambang Wicaksono dalam konferensi pers di salah satu rumah makan di Jalan Parangtritis kemarin (22/12).

Khitan Massal rencananya digelar Minggu (24/12) di Balai Desa Gadingharjo, Sanden, Bantul. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Bambang menyebut alumni SMAN 3 Padmanaba tidak menggelar event ini sendirian. Juga bekerjasama dengan Meddocs and Friends serta alumni SMP se-Sanden.

“Ini sebagai bukti sumbangsih para alumni Padmanaba untuk masyarakat,” ucapnya.

Senada, disampaikan Koordinator Departemen Dana dan Operasional Khitan Massal Triyanto. Menurut dia, konsep bakti sosial ini dikemas berbeda. Tidak seperti khitan massal umumnya.

Konsepnya, mengolaborasikan unsur budaya tradisional dan modern. Peserta khitan yang berjumlah 50 anak bakal diarak menuju balai desa. Uniknya, sebagian ada yang diarak menggunakan gerobak sapi. Sebagian lagi dengan motor gede Harley Davidson dan mobil jeep.

“Agar anak-anak pede sebelum dikhitan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tri, sapaannya mengungkapkan, agenda ini mengusung tema Kolaborasi untuk Berbakti dan Peduli. Salah satu pertimbangannya, Keluarga Besar Alumni (KBA) Padmanaba menggandeng Meddocs and Friends dan alumni SMP se-Sanden.

Agenda ini juga sebagai bentuk berbakti kepada masyarakat. “Juga peduli kepada budaya tradisional, lokal dan modern,” ungkapnya. (zam)

Bantul