MUNGKID – Stadion Gemilang menjadi lokasi lomba aduan ayam kemarin (13/8). Acara yang dikemas untuk meramaikan Borobudur International Festival (BIF) 2017 ini mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian menganggap lomba aduan ayam ini tidak tepat dilaksanakan di Kabupaten Magelang.

Tidak hanya masyarakat, penggguna media sosial juga tak sedikit yang merasa prihatin adanya acara itu. Apalagi adu ayam diizinkan dan dihadiri banyak orang. “Memprihatinkan,” demikian seperti yang disampaikan pengguna Facebook atas nama Yidden Muhares. Ada juga komentar lain yang menyebut itu perjudian. “Judi dihalalkan” seperti yang ditulis pengguna lain, Yuesuf Naura.

Kabar lomba adu ayam ini tersebar di medsos dan mendapatkan 403 komentar hingga kemarin (14/8) sore di grup Facebook Berita Wong Magelang. Jumlah komentar itu muncul setelah seorang pengguna Facebook membagikan foto acara aduan setelah sekitar 10 jam. Sebagian ada menyoroti terkait izin penyelenggaran dari kepolisian.

Wibisono, Pengurus Divisi Antar Lembaga Paguyuban Penggemar Ayam Jago Indonesia (PAPAJI) Provinsi Jateng menyatakan, peserta lomba aduan ayam diikuti 192 ekor ayam. Lomba dibagi menjadi dua kelompok, Arjuna dan Srikandi. Masing-masing kelompok terdiri atas enam kelas.”Kelas 2,6 kg, 2,8 kg, 3 kg, 3,2 kg, 3,4 kg, dan 3,6 kg,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini adu ayam dikenal dekat dengan perjudian. Pihaknya menggelar lomba aduan tetapi dengan metode lebih aman yakni membungkus jalu ayam memakai sarung tinju. Itu untuk meminimalisasi luka ayam.”Diakui atau tidak, adu ayam menjadi tradisi di Indonesia. Karena identik dengan judi, maka diilegalkan,” katanya.

Melalui acara ini, ia berusaha mengangkat tradisi asli Indonesia dengan metode baru. Tidak dengan perjudian, tetapi penyelenggaraan dan pemenangnya mendapatkan hadiah.

“Dari awal tujuan kami mengenalkan budaya Indonesia. Aduan ayam dikenal sejak zaman kerajaan. Terlepas pro dan kontra, itu sangat wajar. Mengentaskan sebuah tradisi dari kubangan lumpur, pasti ada pro dan kontra,” katanya. (ady/laz/ong)

Breaking News