BANTUL – Kehadiran Hidayat menukangi Persiba Bantul diyakini membawa angin segar bagi tim dalam mengarungi lima laga sisa Grup 4 Liga 2 Indonesia. Eks pelatih Persiku Kudus itu akan membawa dampak pada skema dan komposisi permainan saat dijamu Persis Solo di Stadion Manahan Solo hari ini.

Meskipun laga ini tanpa kehadiran Pasoepati-julukan supporter Persis Solo, akibat hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, laga ini akan menjadi ajang pembuktian Hidayat.

Hal tersebut cukup dimaklumi. Hidayat tak sampai hitungan lima hari menangani Persiba Bantul. Dengan waktu yang sangat singkat tersebut, Hidayat dituntut untuk bisa mencuri poin guna menyelamatkan The Reds-julukan Persiba Bantul dari jurang degradasi.”Kami mantapkan finishing touchpara gelandang dan striker,” kata Hidayatkemarin (2/8).

Sore ini, Hidayat juga berpeluang memainkan tiga amunisi baru. Mereka adalah Ahmad Aryo Fuad diposisi kiper, Nurul Iman (bek kiri), M Bilal (bek tengah). Mereka dalam proses pendaftaran pemain di PT Liga Indonesia Baru (LIB). “Yang disetujui manajemen ada tiga. Semuanya ada di sektor pertahanan. Hari ini (kemarin, Red) sedang kami urus perizinannya dan semoga sudah bisa dimainkan saat lawan Persis,” jelasnya.

Sebanyak tiga pemain yang akan mengisi skema Persiba merupakan anak asuh dari sang allenatore. Kehadiran ketiganya, diprediksi akan mengubah komposisi permainan Persiba Bantul yang selama ini kerap menggunakan skema 3-5-2. “Lawan Persis saya siapkan skema 4-4-2 untuk memperkuat lini tengah,” jelasnya.

Berkaca pada laga melawan Persis Soli di SSA yang berkesudahan 1-1, skuad Persiba Bantul seharusya tidak perlu minder menghadapi pemain-pemain sarat pengalaman dikubu Laskar Sambernyawa. Untuk itu, Hidayat telah mempersiapkan komposisi untuk bisa menguasai lini tengah permaian dan memberi tekanan terhadap tuan rumah.”Melihat Persis punya materi pemain yang bagu. Kita harus berusaha mengimbangi,” jelasnya.

Sementara itu dihubungi terpisah CEO Persis Solo Bimo Putranto menyebut laga lawan Persiba untuk memulihkan kembali mental pemain yang sempat drop, akibat sanksi yang dijatuhkan. Meski bermain tanpa penonton, tiga angka menjadi target wajib didapatkan untuk bisa menempel tim papan atas. “Kami optimis bisa raih poin penuh,” tegasnya.(bhn/din/ong)

Breaking News