RADARJOGJA.CO.ID – PSIM Jogja berpeluang memainkan bintang pemain Timnas U-19 Martinus Novianto dalam kompetisi Liga 2 mendatang. Hal itu setelah klubnya saat ini,Bali United mengambil kebijakan untuk meminjamkanya ke tim Liga 2. Sedangkan Martinus sendiri memilih PSIM sebagai tim yang akan dibelanya musim ini.

“Dia memilih PSIM karena masih menempuh kuliah di UNY. Namun hubungan antarmanajemen klub belum ada komunikasi sampai saat ini,” ujar Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru di Wisma PSIM, Selasa (4/4).

Selain itu, Agung juga mengatakan, meskipun jika nantinya telah ada komunikasi antarmanajemen, pihaknya masih melihat dulu budget keuangan klub dan komposisi tim. Sebab gaji Martinus di Bali United tentu terbilang tinggi sebab berada di Liga 1. “Sementara untuk komposisi tim kan sudah lama berlatih, harus ada penyesuaian jika Martinus masuk,” imbuhnya.

Disinggung mengenai komunikasi dengan Martinus, Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengakui jika pemain telah menghubunginya beberapa waktu sebelumnya. Namun PSIM dalam posisi menunggu sebab tidak menutup kemungkinan klub Martinus saat ini punya program peminjaman ke klub lain.

“Belum ada komunikasi lanjutan. Dia masih mengajukan ke manajemen, karena siapa tahu Bali United punya program sendiri, tapi Martinus mengungkapkan inginya ke sini (PSIM, red),” jelasnya.

Secara teknis Erwan akan menerima mantan pemain PSIM tersebut kalau Bali United meminjamkan. Termasuk jika nantinya terkait gaji tidak memberatkan klub. “Jelas kalau gajinya saat ini ditanggung klub akan berat,” imbuhnya.

Sementara itu dalam latihan Selasa (4/4), tim kedatangan pemain asal Persija Jakarta Iksan Hari. Musim lalu pemain asli Jogja itu memperkuat Persija U-21 dan sempat bermain untuk Persija di Piala Presiden 2017. Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengungkapkan, sekilas melihatpenguasaan bolanya cukup bagus. Ia juga dinilai cocok dengan karakter tim. “Masih akan kami pantau lagi, termasuk saat ujicoba dengan Magelang dan Cilacap,” ujarnya.

Dengan adanya Iksan, bisa mengantisipasi absennya M. Rifki yang cidera engkel dan belum membaik. Absennya Rifki tentu membuat proses latihan terkendala. Sisi positif lainnya, ia bisa bermain di dua posisi yaitu striker dan winger. “Salah satu pertimbangan kami mendatangkan dia,” imbuhnya.(riz/eri)

Breaking News