RADARJOGJA.CO.ID – Meski penghitungan rekapitulasi suara Pilwali Kota Jogja 2017 menempatkan HS-HP sebagai pemenang, kubu paslon ini tidak merayakan kegembiraan berlebihan dalam menyikapinya. Bahkan mereka masih akan menunggu dulu ketetapan resmi dari KPU Kota Jogja.

“Kami menunggu ketetapan resmi atau berita acara resmi dari KPU Kota Jogja. Apa yang sudah dijalankan KPU Kota harus kita hormati bersama,” ujar Ketua Steering Committee Paslon Nomor Dua Fachrudin kemarin (25/2).

Ia mengakui tim suskes (timses) paslon nomor urut dua ini belum bisa memberikan keterangan resmi dari paslon. Ini karena sejak Jumat (24/2) malam hingga kemarin pihaknya belum melakukan konsolidasi kembali, baik dengan HS maupun HP.

Terkait paslon nomor satu yang akan melanjutkan gugatan ke MK, pihaknya menilai itu adalah hak paslon satu. Pihaknya mempersilakan saja kalau itu itu akan dilakukan oleh kubu IP-Fadli.

“Secara normatif itu hak setiap pasangan atau setiap tim sukses atau partai pengusung ya. Kalau memang alasan dan bukti-bukti cukup memenuhi syarat untuk pengajuan ke MK, saya kira semua punya hak,” ujar ketua DPC PPP Kota Jogja ini.

Dikatakan, pada prinsipnya akan mengikuti proses Pilwali Kota Jogja 2017 ini, termasuk dalam menghadapi risiko politik, yakni lawannya melanjutkan gugatan ke MK. Sejak awal timses paslon dua sudah menyiapkan seluruh perangkat, termasuk tim advokasi.

“Secara struktural kami siap terus mengawal. Kami siap mengantisipasi sebagai bagian dari risiko politik. Prinsipnya, apa yang kami jalani dari awal itu fair play,” tandas Fachrudin. (dya/laz/ong)

Breaking News