RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – PT Angkasa Pura (AP) I tidak lagi akan memperpanjang waktu bagi warga terdampak yang tidak mengambil relokasi untuk segera pindah. Sebab, setelah minta perpanjangan waktu satu bulan sejak dibayarkan haknya pada bulan September 2016 lalu, AP I sudah melakukan perpanjangan waktu hingga Pilkada serentak selesai seperti yang diminta warga.

“Kami harapkan sesuai dengan kesepakatannya Maret harus keluar. Kemarin menunggu Pilkada, nah ini kan sekarang sudah selesai,” ujar Pimpinan Proyek Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) Sujiastono kemarin (25/2).

Menurutnya, pemberian waktu terhitung sejak bulan September hingga Maret 2017 ini sudah cukup. Sebab, saat ini pihaknya sedang dalam tahap perencanaan untuk selanjutnya akan menggeber pembangunan.

Di lahan-lahan warga terdampak tidak relokasi, pihaknya akan segera melakukan penataan. Penataan akan dimulai dengan pembongkaran dilanjutkan lelang material. Untuk itu, pihaknya berharap bisa segera kosong agar pembongkaran dan lelang bisa dilakukan.

“Kalau mereka tidak keluar kan kita tidak bisa membongkar, tidak bisa melelang. Lelang nanti yang ikut kan juga warga terdampak. Ya, kami harapkan lebih cepat lebih bagus,” tandasnya.

Sementara itu untuk warga terdampak yang memilih relokasi, sesuai kepakatan atau MoU dengan Pemprov DIJ warga sudah harus pindah April 2017. Namun, itu tidak mutlak karena Pemprov bisa melakukan perpanjangan jika memang ternyata belum siap. “Kalau April belum siap nanti Pemprov bisa membuat laporan untuk perpanjangan,” ujarnya.

Penjabat Sekprov DIJ Rani Sjamsinarsi mengatakan, sesuai kesepakatan warga dengan PT AP I yang tidak relokasi memang harus pindah 1 Maret 2017. Namun untuk warga yang relokasi nanti dulu, karena sudah ada kesepakatan dan harapannya AP I bisa menunggu hingga rumah bisa ditempati.

“Dulu kalau Januari sudah bisa bangun kan Maret sudah bsia ditempati, tapi kemudian lahan belum siap. Ya, realistis saja, saat ini pemkab sedang mengejar pematangan lahan,” ujar Rani. (dya/laz/ong)

Breaking News