RADARJOGJA.CO.ID – Keamanan website Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja mudah dibobol. Selama sekitar 24 jam sejak kamis (9/2) hingga jumat (10/2) pukul 14.00 website KPU Kota Jogjawww.kpu-jogjakota.go.iddiretas hacker Gadjah MadaClown Hacktivism Team. Tampilan website yang biasanya menjadi sarana informasi KPU itu pun berubah menjadi gambar layaknya Joker dan latar hitam.

Selama meretas, Gadjah Mada menuliskan pesan yang pada intinya mempertanyakan terkait penyelenggaraan Pilwali Kota Jogja, yang dinilai tidak bermanfaat. “Permisi pak/buk mau nanya?, bukan nya Jogja itu di pimpin sama Sultan ya?, kan gak ada pemilu dong:/, jadi guna nya KPU buat apaan ya pak/buk?”. Juga terdapat tulisan Hacked By Gadjah mada, Clown Hacktivism Teamofficial member. JOH4CK3R-1ND~Cyber – Gadjah Mada – H. Muslim – Mr.Dumpil404-Mrs.V-H34VENT. Great Thanks to Mr.spongebob. Find Me. Love You Mrs.Purba.

Ketika dikonfirmasi Ketua KPU Kota Jogja Wawan Budiyanto mengakui website KPU Kota Jogja diretas. Tapi dirinya menjamin peretasan tersebut tidak berpengaruh pada data yang ada. KPU Kota Jogja sudah mengantisipasi dengan melakukan back up di laman blog dan sosial media, seperti Facebook. Untukinformasi seperti profil pasangan calon dan data-data terkait Pilwali langsung dikelola server KPU RI. “Yang disampaikan ke web KPU kota terkait informasi publik,” ujarnya.

Akibat ulah hacker tak bertanggungjawab itu, hasil pemungutan suara per TPSatau formulir C1, berupa scan formulir akan diunggah ke KPU RI. Maksimal dalam waktu 1×24 jam. “Semua hasil dari seluruh Indonesia diunggah ke website KPU RI, beda server dengan website kita,” ungkapnya.

Breaking News