RADARJOGJA.CO.ID – Pasukan muda PSS Sleman kembali mempersembahkan hasil seri di babak penyisihan Piala Presiden 2017. Bertemu Mitra Kukar, Busari Cs sebenarnya unggul 3-0 sampai menit ke 67. Sebelum Aldino menipiskan keunggulan Laskar Sembada, julukan PSS.

Laga kedua ini, permainan anak asuh Freddy Muli memang terlihat lebih efektif daripada saat menahan jawara Indonesian Soccer Championship (ISC) A, Persipura. Permainan satu dua di lini depan terbukti berhasil membuat Green Squad unggul tiga gol.

Ketajaman Riski Novrianyah yang sukses mencetak dua gol di laga ini, menit 58 dan 65 serta pembuka keran gol Imam Bagus menit 16 menjadi bukti trisula maut PSS, dengan Chandra Waskito. Ini tentu menjadi modal berharga bagi Freddy yang saat ini masih membangun skuadnya.

Turnamen pramusim ini pun menjadi sangat penting bagi Freddy. Apalagi, selama di babak penyisihan, PSS harus bersua Persipura, Mitra Kukar, dan Persegres Gresik United. Freddy tentunya sudah bisa melihat kelemahan dan keunggulan anak asuhnya.

Saat laga pertama, PSS berhasil menahan gempuran Boaz Salossa dkk. Lini depan Persipura di ISC lalu tergolong mumpuni. Tim Mutiara hitam sukses melesakkan 53 gol selama 34 laga. Tapi, lini pertahanan yang tampil lugas, menjadi titik lemah di laga kedua.

Duet Waluyo dan Joni Kustiawan yang dipertahankan, tampaknya hilang konsentrasi saat bertemu Naga Mekes. Terutama di babak kedua, lini belakang kebobolan dua gol selang dua menit di menit 67 dari kaki Aldino dan menit ke 68 dari kepala Jorge Gotor dan ditutup gol dari Aldino menit 90+2.

Beruntung kegagalan mempertahankan keunggulan ini baru di Piala Presiden. Itu pun di laga kedua yang membuat PSS Sleman bertengger di posisi kedua dengan dua poin. Artinya, peluang lolos dari babak grup pun masih terbuka lebar. Asalkan, PSS bisa memenangkan laga melawan Persegres dan Mitra Kukar atau Persipura saling mengalahkan.

Pelajaran berharga berhasil didapatkan Super Elang Jawa (Elja), julukan lain PSS. Finalis dari ISC B lalu itu mampu menunjukkan permainan mengesankan selama dua laga. Saat melawan Persipura dan Mitra Kukar. Tentunya, dari dua laga itu, Don Freddy bisa membenahi kelamahan konsentrasi lini belakang. Sedangkan, soal ketajaman yang tak terlihat di laga perdana sudah membaik. (eri/dem)

Breaking News