RADARJOGJA.CO.ID – Sosok pengganti Ketua Umum KONI DIJ GBPH Prabukusumo sampai saat ini bakal diketahui Maret mendatang. Menunggu hasil dari Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) KONI DIJ rencananya akan digelar Maret mendatang. Namun, nama-nama muncul terdengar santer di luar tubuh organisasi yang menaungi semua cabang olahraga itu.

Diantaranya mantan Wali Kota Herry Zudianto dan Ketua KADIN DIJ GKR Mangkubumi. Dua nama tersebut, disebut santer bakal disokong pemilik suara untuk mengisi Ketua Umum KONI DIJ. Tapi, saat dikonfirmasi soal dua nama itu, pengurus KONI kota dan kabupaten memilih untuk menutup rapat.

Ketua KONI Bantul Subandrio mengaku jika pihaknya belum memiliki gambaran calon sebagai bakal calon Ketum KONI DIJ periode mendatang. Pihaknya masih akan menunggu tokoh-tokoh yang akan muncul di pemilihan nanti. “Masih belum ada gambaran. Tapi yang jelas, siapapun orangnya, dia harus bisa membawa KONI DIJ semakin meningkat prestasinya,” ujarnya.

Ketum KONI Kota Jogja Santoso Budirahardjo dan Wakil Ketua KONI Sleman,Sukiman Hadiwijoyo juga enggan berkomentar lebih banyak terkait bakal calon Ketum KONI DIJ nantinya. Mereka menilai terlalu dini membicarakan bakal calon ketua umum KONI DIJ karena prosesnya masih dua bulan lagi.

Ketum Asprov PSSI DIJ dr Hadianto Ismangoen juga belum mengetahui siapa yang akan menjadi suksesor Gusti Prabukusumo sebagai Ketum KONI. Namun yang jelas, pengganti tersebut akan dihadapkan pada tanggungjawab berat mempertahankan prestasi DIJ pada PON Papua 2020 nanti. Torehan prestasi atlet DIJ di PON Jabar lalu sudah cukup baik. Sementara PON mendatang digelar nan jauh di ujung timur Indonesia.

“Ketumperiode besok jelas memiliki tugas berat, karena harus membawa DIJ ke PON Papua yang secara teknik dan biaya akan berat. Tapi kami optimistis jika dengan pembinaan seperti periode sebelumnya dilanjutkan maka prestasi DIJ akan terus meningkat,” tuturnya.

Prestasi olahraga DIJ di berbagai event semakin diperhitungkan. Atlet-atlet binaan DIJ juga semakin banyak yang berkiprah untuk membela nama Tanah Air di kancah internasional. Prestasi ini juga menjadi bagian terpenting pola pembinaan di masa mendatang.(riz/eri)

Breaking News