Petugas Pos Sea Rider TNI AL Pantai Congot Kopka Rokimanto menambahkan, kronologi penampakan buaya muara di Pantai Congot bermula pukul 16.00. Buaya berenang dari barat setelah coba ditangkap dan dikejar warga di Pantai Jatimalang, Purwodadi, Purworejo. Buaya itu sempat melintas di pintu muara dan terus berenang ke timur hingga selatan Sindutan, Kulonprogo.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 20.00, buaya dengan warna hitam sedikit kuning itu kembali ke barat, terlihat terakhir di depan puntu muara sekitar pukul 02.00 dini hari. Saat bersamaan gelombang pasang, dan buaya tida terlihat lagi saat dipantau hingga Subuh pukul 05.00.

Dugaan sementara buaya yang sudah dalam kondisi kelelahan itu terbawa arus gelombang pasang dan masuk ke muara Sungai Bogowonto. “Itu yang kami pediksi dan khawatirkan. Kami berupaya mendeteksi keberadaan buaya itu sekarang di mana, supaya bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat di pantai atau muara, sebelum buaya itu tertangkap,” tambahnya.

Menurutnya, selaku petugas yang berjaga di Pantai Congot, upaya yang dilakukan adalah koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam hal ini Polairud, Polsek Temon, dan BKSDA Jogjakarta. “Bagi kami yang betugas di sini ada kejelasan tindakan, boleh ditembak atau tidak. Karena buaya itu binatang buas dan membahayakan nelayan dan pengunjung. Keputusan BKSDA boleh dilumpuhkan sebagai upaya terakhir jika tidak bisa diselamatkan,” ujarnya. (tom/laz/ong)

Breaking News