SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA
TETAP UJIAN: Ner, 12, (duduk nomor satu dari depan) salah satu korban pembacokan tetap mengikuti latihan ujian nasional, kemarin (26/4). Siswi SDN Randu Sari Kotagede ini ke sekolah ditemani oleh sang ibu.
JOGJA – Pihak kepolisian masih memburu pelaku pembacokan yang diduga menggunakan pisau cutter di wilayah Jogja. Meski belum tertangkap, kepolisian meminta warga agar tak perlu resah. Kendati tetap harus waspada dan berhati-hati jika merasa diikuti oleh orang saat berkendara di jalan raya maupun di tempat sepi.

Kapolsek Kotagede Kompol Suparman mengatakan, berdasarkan kesamaan modus pembacokan, korban, dan luka yang dialami korban, dia menduga jika pelaku adalah orang yang sama. “Pelakunya kemungkinan besar sama, waktu berdekatan, lokasi berdekatan, luka korban sama. Korban sama-sama perempuan, dua korban berjalan kaki, satu korban naik sepeda,” katanya kepada wartawan, kemarin (26/4).

Dia menduga pelaku sudah menarget korban perempuan yang berjalan kaki dan naik sepeda. Meskipun belum jelas motif dari pelaku melakukan pembacokan. “Hari ini (kemarin) kami akan meminta keterangan korban,” kata Suparman.

Suparman mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu resah dan khawatir. Apabila menjumpai hal yang mencurigakan untuk segera melapor ke polisi. Dia mengajak agar masyarakat membantu pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. “Akan ada skala peningkatan keamanan sehingga masyarakat nyaman,” jelasnya
Ditemui terpisah, Panit I Reskrim Polsek Umbulharjo IPTU Wiyadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Polsek Kotagede untuk mencari pelaku. Pihaknya juga sudah mengumpulkan beberapa gambar CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari pelaku. Selain itu, dua orang saksi mata yang tidak jauh dari TKP juga sudah dimintai keterangan.

“Kami mendalami dan menggali keterangan dari saksi mata yang saat kejadian berada di TKP,” ungkapnya.

Diketahui, tiga perempuan menjadi korban pembacokan dengan senjata cutter Senin (25/4). Ironisnya, tak hanya perempuan dewasa yang menjadi korbannya. Anak-anak pun menjadi korbannya, yakni Ner, 12, siswa kelas IV warga Prenggan, Kotagede. Sedangkan korban lain, K, 16, pelajar SMK. Dia diserang oleh orang tak bertanggung jawab di daerah Prenggan, Kotagede. korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hidayatullah untuk mendapat perawatan dan Neli Ratnasari, 18, mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Jogja.

Ibu Ner, Dewi Rinawati berharap pelaku segera tertangkap. Dia pun mengantar jemput sang anak demi keamanan, terlebih saat ini buah hatinya tersebut sedang mengikuti latihan ujian nasional yang berlangsung tiga hari. “Berharap pelaku segera tertangkap,” tandasnya. (riz/ila)

Ada Skala Peningkatan Keamanan Wilayah

Breaking News