GUNUNGKIDUL – Hari ini pengelolaan Gua Pindul, Bejiharjo akan ditertibkan. Eksekusi penegakan perda satu destinasi wisata satu kelompok sadar wisata (pokdarwis) tersebut, rencananya dipimpin Wakil Bupati Immawan Wahyudi.

Kabid Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunungkidul Hary Sukmono terus memantau perkembangan menjelang penegakan perda.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kades Bejiharjo terkait rencana (penegakan perda) besok pagi (hari ini),” kata Hary (10/4).

Sesuai rencana, sebelum eksekusi penegakan perda akan dilakukan koordinasi dahulu. “Jadi, besok (hari ini) kami ingin melihat situasi. Kami ingin memastikan perda bisa diterapkan atau bagaimana, melihat perkembangan,” ujarnya.

Namun jika situasi tidak sesuai rencana, dia menyerahkan sepenuhnya kepada kepala daerah mengambil kebijakan strategis. Hary berharap, semua pihak memahami penegakan perda bertujuan mewujudkan iklim pariwisata yang baik.

“Memang kami sadari, setiap kebijakan apapun pasti ada yang tidak puas. Tapi ini bukan mencari kepuasan melainkan bagaimana mewujudkan pengelolaan objek wisata lebih baik,” terangnya.

Sementara itu, Kades Bejiharjo Yanto siap mendukung penegakan perda. Dia meyakini, semua pengelola sepakat. Dengan demikian konflik yang kerap terjadi dapat mereda dan memicu semangat untuk menjadi lebih baik.

“Tadi (kemarin) saya dihubungi pak Hary Sukmono (Kabid Pengembangan Produk Wisata Disbubpar Gunungkidul) diminta menyediakan tempat transit untuk pak wakil bupati,” kata Yanto.

Sepanjang yang dia tahu, wakil bupati transit di balai desa kemudian akan menuju ke pengelola Pokdarwis Dewa Bejo. Masih berdasarkan informasi, wakil bupati akan didampingi aparat kepolisian dan tentara.

“Hanya itu yang saya tahu, karena kami hanya menerima informasi lisan bahwa besok (hari ini) wakil bupati datang. Agendanya apa, kami belum tahu,” ujarnya. (gun/iwa)

Breaking News