SLEMAN – Sungguh bejat apa yang dilakukan Riko Okviyana, 19, dan dua temannya Dms,15 dan Ivn, 17. Bagaimana tidak, warga Ngemplak, Sleman itu tega mencabuli Ap,13, gadis belia yang masih duduk di kelas 6 SD secara bergantian. Perbuatan amoral itu dilakukan pertengahan Maret lalu di rumah Riko.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar mengatakan, kejadian bermula saat pelaku Dms menjemput korban dengan sepeda motornya. Dia lalu mengajak korban ke rumah Riko sekitar pukul 18.00 WIB. Selain Riko dan Dms, di tempat itu juga ada Ivn.

“Sampai pada suatu saat tiba-tiba turun hujan dan mereka pindah ke kamar Riko. Saat itulah niat bejat tersangka tak terkendali, satu per satu secara bergantian mereka mencabuli korban,” katanya kepada Radar Jogja, Selasa (22/3).

Korban sempat melakukan perlawanan, akan tetapi karena tenaganya yang lemah dia tak bisa berbuat apa-apa. Teriakan korban juga tidak dapat terdengar, karena luasnya rumah pelaku. “Korban dan tersangka ini semuanya saling kenal, karena teman main. Setelah dicabuli, korban diantar pulang sekitar pukul 22.00 WIB,” jelasnya.

Setelah dicabuli, korban diancam untuk tidak melaporkan kejadian itu ke keluarga dan pihak berwajib. Di sisi lain, keluarga korban yang curiga anak gadisnya tak kunjung pulang lalu mencegat Dms saat mengantar korban pulang. Keluarga yang marah terhadap pelaku sempat main hakim sendiri.

Selanjutnya, kedua tersangka lain pun juga tak terhindar dari amukan massa. Ketiganya lalu digelandang ke Polres Sleman untuk diproses secara hukum. “Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan atas ketiga tersangka. Yang dewasa sudah kami tahan di ruang tahanan Polres Sleman. Sedangkan dua orang yang di bawah umur kami titipkan ke panti sosial bina remaja,” ujarnya.

Ketiga pelaku terancam dengan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ketiganya mendapatkan ancaman hukuman penjara mencapai 15 tahun. (riz/ila/ong)

Breaking News