SLEMAN – Hari ini, tepat sebulan masa pemerintahan Bupati Sleman Sri Purnomo dan wakilnya, Sri Muslimatun, sejak dilantik Gubernur DIJ di Bangsal Kepatihan pada 17 Februari. Dalam periode ke dua masa pemerintahannya, Sri Purnomo ingin berbagi peran dengan masyarakat untuk membangun Sleman. Mewujudkan masyarakat yang lebih cerdas dalam konsep besar program “Sleman Smart Regency”.

Saat menerima audiensi perwakilan Radar Jogja kemarin (16/3), tokoh masyarakat asal Beran, Tridadi, Sleman itu punya angan-angan besar membangun Bumi Sembada dengan sistem layanan terintegrasi. Khususnya, bidang pendidikan dan kesehatan. “Tantangan di masa depan semakin kompleks. Kami ingin memberikan layanan mudah bagi masyarakat. Dalam hal apapun,” tegasnya.

Dalam hal kesehatan dan kependudukan, misalnya. Periode lalu, Sri sukses meluncurkan program akta kelahiran tiga hari jadi. Setiap bayi lahir di Sleman, orang tua tak perlu repot. Ada petugas khusus yang menyelesaikan urusan administrasi kependudukan. “Keluar rumah sakit, bayi sudah punya akta,” lanjutnya.

Sri tak mau berhenti sampai di situ. Melalui konsep Smart Regency, dia ingin semua akses dan sistem layanan saling terkoneksi dalam jaringan. Dengan begitu, masyarakat akan memperoleh kemudahan informasi terkait pelayanan kesehatan maupun mengakses kebijakan pemerintah lainnya. Bahkan, masyarakat bisa ikut mengontrol jalannya roda pemerintahan.

Sri Muslimatun menambahkan, dengan adanya interkoneksi sistem jaringan, masyarakat juga lebih mudah mengakses ketersediaan fasilitas layanan kesehatan. Khususnya di fasilitas kesehatan (faskes) pertama, yakni puskesmas. “Jadi, tidak ada lagi pasien ditolak karena puskesmas atau rumah sakit penuh. Pasien bisa diarahkan langsung ke layanan kesehatan yang memungkinkan,” paparnya.

Pasangan yang kondang dengan sebutan “Santun” itu sangat serius untuk menggarap “Sleman Smart Regency”. Sri telah mengundang ahli bidang teknologi informasi dari Institut Teknologi Bandung.

“Nantinya semua program kerja dan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat bisa dilihat dari gadget,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, General Manager Radar Jogja Berchman Heroe menyatakan, sebagai mitra kerja, media di bawah Grup Jawa Pos ini siap menyokong kebijakan Pemkab Sleman. “Kami siap turut mengawal konsep pemerintah untuk mewujudkan Sleman Smart Regency,” ungkap Heroe seraya menyampaikan kenang-kenangan berupa lukisan karikatur Sri Purnomo.(bhn/yog/ong)

Breaking News