GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
TERJUNKAN ALAT BERAT: Petugas SAR bersama relawan mengevakuasi wisatawan yang menjadi korban runtuhnya tebing karang di Pantai Sadranan, Tepus, Gunungkidul, tadi malam (17/6).
PEMKAB Gunungkidul melalui Wakil Bupati Immawan Wahyudi menyampaikan duka mendalam bagi seluruh korban. Baik itu kejadian di Pantai Sadranan, Pantai Drini dan objek wisata air terjun Srigetuk di Playen.
“Mewakili pemerintah daerah, kami berharap seluruh korban dan keluarga untuk bersabar menghadapi musibah ini,” kata Immawan. Menurutnya, kejadian beruntun membuat semua pihak mengelus dada.
Informasi terkini, untuk korban meninggal Pantai Sadranan menjadi tujuh orang. Sementara korban lain yang diduga masih terkubur dalam reruntuhan masih dilakukan upaya evakuasi.
”Kita terjunkan alat evakuasi dengan menggunakan alat berat. Kami juga terus memonitor korban lain, baik di Sadranan, Drini maupun Srigetuk,” ujarnya.
Kata Immawan, informasi duka dari sektor pariwisata itu diperoleh langsung dari Komandan Kodim 0730/Gunungkidul. Pihaknya dihubungi terkait sejumlah titik lokasi bencana. Mengenai korban Pantai Drini dan Srigetuk, informasi awal satu korban meninggal dunia karena tenggelam.
“Informasi awal seperti itu. Kami sedang mengalami peristiwa duka beruntun di sejumlah wilayah,” terangnya.
Karena itu, pihaknya langsung melakukan kroscek ke lokasi. Dengan harapan, proses evakuasi bisa berjalan dengan maksimal demi upaya menyelamatkan korban.
Diakui, bencana beruntun ini membuat konsentrasi tim evakuasi menjadi terpecah. Karena itu, untuk membantu upaya evakuasi juga melibatkan tim SAR Bantul.
”Konsentrasi penuh regu penyelamat di Pantai Sadranan. Jadi, kita bagi-bagi tugas,” terangnya.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbubpar) Gunungkidul Hari Sukmono mengatakan, seluruh korban mendapatkan jaminan asuransi. “Hingga sekarang jumlah korban masih terus bertambah,” ujarnya.
Dia melanjutkan, sepanjang menggunakan prosedur resmi, maka ada asuransi bisa segera diurus. Dalam hal ini, pemkab memberi perhatian terkait kondisi wisata secara umum. “Nanti kita juga ada tim lapangan untuk cek objek wisata,” terangnya. (gun/laz/ong)

Breaking News