GUNUNGKIDUL – Kepolisian berharap di bulan Ramadan nanti keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terjaga dengan baik. Ormas tidak perlu repot-repot melakukan sweeping. Lebih baik tugas itu dipercayakan kepada institusi berseragam cokelat saja.Karena itu, Kapolda DIJ Brigjen Erwin Triwanto melarang ormas melakukan sweeping, terlebih selama bulan suci puasa. Jika nekat, risiko ditanggung sendiri karena kepolisian siap menindak tegas sesuai dengan aturan perundangan.”Kalau nekat melakukan sweeping, akan dilakukan penindakan tegas,” kata Erwin Triwanto usai melakukan kegiatan olahraga bersepeda di Wonosari, belum lama ini.Dia menjelaskan, aksi main hakim sendiri tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Jika memang ditemukan kegiatan me-nyimpang, diharapkan bisa dilaporkan kepada pihak kepolisian. Agar imbauan efektif, informasi larangan ormas melakukan sweeping sudah disampaikan ke seluruh polres supaya ditindaklanjuti.”Mencegah aksi sweeping ormas, kepolisian sebelum bulan Ramadan juga telah me-lakukan razia. Sasarannya berupa minuman keras, karaoke, penginapan serta pasangan mesum. Razia tersebut akan terus dilakukan,” ujar Mantan Kabagjiansosmas Bid PPITK STIK Lemdikpol Mabes Polri ini.Dia berharap, dengan upaya itu ibadah puasa bisa berjalan dengan lancar dan aman. Namun untuk bisa mencapai hal tersebut, diharapkan ada peran aktif dari masyarakat sehingga pelaksanaan puasa bisa berjalan dengan lancar.Sementara itu, Kapolres Gunungkidul AKBP Hariyanto mengatakan, kebijakan dari kapolri terkait larangan ormas sweeping siap dilaksanakan. Langkah awal, pihaknya bersama pemerintah daerah terus melaku-kan penertiban terhadap praktik-praktik yang mengarah ke hal negatif mulai dari kegiatan prostitusi, tempat hiburan malam hingga miras. Kegiatan razia tersebut akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan.”Mengimbau saja. Mari kita bersama-sama jaga situasi aman dan kondusif di lingkungan masing-masing masyarakat,” ujarnya. (gun/ila/ong)

Breaking News