Heri Susanto/Radar Jogja
MELAYANI MASYARAKAT: Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti saat bersilaturahmi dengan ketua RT, RW, lurah, camat dan para kepala SKPD se-Kota Jogja di Gedung Wana Bhakti (22/5).
JOGJA – Keberadaan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sangat penting. Bahkan saking pentingnya ujung tombak pemerintahan ini, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti dan jajaran pemkot mengundang mereka untuk bersilaturahmi, Jumat (22/5) lalu di Gedung Wana Bhakti.
Tak tanggung-tanggung, pengurus RT-RW yang jumlahnya ribuan itu seluruhnya diundang. Tak pelak, pemandangan di gedung sebelah timur GOR Among Rogo ini pun penuh sesak. Semua pengurus RT/RW mengikuti silaturahmi ini sebelum menjalankan tugas periode 2015-2018.
Hadir dari Pemkot Jogja, semua kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD). Juga para camat, lurah, se-Kota Jogja untuk bertukar pengalaman melayani masyarakat.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kota (Setkot) Jogja Zenni Lingga menuturkan, 2.529 RT dan 615RW se-Kota Jogja, semuanya telah melaksanakan pesta demokrasi. Meski, mekanisme pemilihan Ketua RT dan RW ini di masing-masing berbeda. Ada yang dengan pilihan langsung. Ada juga yang dengan musyawarah mufakat.
“Ini menjadi awal untuk pelayanan masyarakat yang lebih optimal,” ujar Zenni di tengah ribuan pengabdi masyarakat ini.
Wali Kota Haryadi Suyuti dalam kesempatan ini mengingatkan, jajaran pengurus RT/RW agar mampu melihat pelimpahan kewenangan hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Itu merupakan salah satu upaya pelibatan masyarakat dalam pembangunan.
“Dengan adanya pelimpahan kewenangan di tingkat wilayah kelurahan dan kecamatan yang sudah cukup besar, saya harap perangkat RT/RW tidak merasa terbebani. Tapi, justru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyalurkan aspirasinya dengan turut aktif dalam pembangunan tingkat wilayah,” imbuh HS, sapaan akrabnya.
Waki wali kota periode 2006-2011 ini menambahkan, dengan adanya acara ini, kemitraan antara pemkot dengan pengurus RT/RW selaku pemegang pemerintahan di tingkat paling bawah dapat terjalin semakin baik. Bahkan, hal itu bisa bertambah mesra. Dengan tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap kemitraan antara pemkot dan segenap pengurus RT dan RW ini dilandasi oleh kerja sama dari hati ke hati,” pinta suami Tri Kirana Muslidatun ini.
Komandan Kodim 0734/Jogja Letkol (Inf) Renald A. Sinaga menjadi wakil dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Jogja. Renald pun mengajak ketua RT dan RW untuk berperan aktif mengabdi ke masyarakat. Ini sebagai konsekuensi dari pekerjaan.
“RT/RW merupakan wujud pengabdian. Pemimpin yang berinteraksi secara langsung dengan masyarakat agar selalu memangku jabatannya dengan penuh tanggung jawab berdasarkan ketuhanan dan prinsip kepemimpinan Ki Hajar Dewantara,” tambahnya.
Ia menambahkan, dalam kata ketua, akan selalu diikuti oleh tanggung jawab. Walau tanggung jawab berat, ini juga suatu kehormatan dan kebanggaan. “Saya ingatkan, sebagai pemimpin ada empat asas yang harus selalu diingat, yaitu taqwa kepada Tuhan, dan tiga yang lain adalah seperti apa yang dikonsepkan Ki Hajar Dewantara, yaitu ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani,” ujarnya. (eri/laz/ong)

Breaking News