BANTUL – Perseteruan antara pendukung HM Idham Samawi dan pegiat antikorupsi sepertinya akan terulang. Nur Zanis, sosok pria yang diketahui getol mengikuti jalannya persidangan perkara hibah Persiba di Pengadilan Tipikor Jogja menuding Direktur Indonesia Court Monitoring (ICM) Tri Wahyu KH melakukan pencemaran nama baik. 
”Saya dituduh melakukan konsolidasi dan upaya memengaruhi saksi (kasus Persiba) yang hadir di persidangan,” terang Zanis, kemarin (22/5).
Pria yang juga tercatat sebagai panpel Persiba ini membantah tudingan tersebut. Dia berdalih tak pernah melakukan apa yang ditudingkan oleh Tri Wahyu KH.
Zanis justru balik menuding Tri Wahyu KH lah yang melakukan intervensi atas proses persidangan perkara dana hibah Persiba.
”Ini malah perlu dicurigai. Ada apa di balik gerakan mereka?,” ujarnya.
Karena merasa dirugikan Zanis Kamis (21/5) melaporkan kasus pencemaran nama baik ini ke Polda DIJ. Terlapornya adalah Tri Wahyu KH. “Kami laporkan dengan tuduhan melanggar Pasal 310 KUHP juncto Pasal 311 KUHP juncto Pasal 23 Ayat 3 UU ITE,” paparnya.
Terpisah, Tri Wahyu KH menegaskan, siap menghadapi proses hukum atas laporan Nur Zanis. Bagi dia, laporan seperti yang dibuat Nur Zanis sebagai hal biasa. Ini bagian konsekuensi sebagai pegiat antikorupsi.”Justru ini (laporan Nur Zanis) akan kami jadikan sebagai pintu untuk membongkar perannya,” tandasnya.
Tri Wahyu berencana balik melaporkan Nur Zanis kepada aparat penegak hukum. Dia menuding Nur Zanis telah melakukan intervensi atas proses penanganan perkara korupsi dana hibah Persiba. 
”Di salah satu media online ada komentar Zanis. Bunyinya, tidak ada keharusan hakim panggil bupati Bantul,” ulasnya.
Lebih dari itu, lanjutnya, Nur Zanis diduga berusaha mendekati koordinator JPU perkara korupsi dana hibah Persiba Ismaya Hera Wardani. Dugaan ini mengemuka setelah sejumlah pegiat antikorupsi menggelar audiensi di Kejati DIJ. Kala itu, jaksa Ismaya bercerita usai sidang dirinya didekati seorang pria yang mengaku sebagai teman suaminya, Isdarmoko. 
”Ciri-cirinya orang ini sama dengan Nur Zanis,” tambahnya.
Karena itu, Tri Wahyu akan melaporkan Nur Zanis dengan Pasal 21 undang-undang Tipikor karena berusaha menghalang-halangi proses penyidikan.(zam/din/ong)

Breaking News