PDIP Bisa Melenggang Sendiri, Partai Lain Masih Menunggu

 
MAGELANG – Jelang pilihan kepala daerah (pilkada) Kota Magelang, suhu politik memanas. Koalisi besar bakal hadang melawan petahana Wali Kota Sigit Widyonindito. Sigit sendiri berniat mencalonkan diri lagi melalui PDI Perjuangan (PDIP) dalam pilkada serentak pada Desember mendatang.
Memang, dengan perolehan tujuh dari 25 kursi di dewan, praktis partai berlambang banteng moncong putih tersebut tidak butuh koalisi untuk mengusung calonnya. Berbeda dengan Partai Golkar (PG) dan Partai Demokrat (PD), yang menduduki urutan kedua dan ketiga perlu melakukan koalisi. Maklum, kedua partai hanya perolehan empat dan tiga kursi di dewan. Tentu saja, koalisi tersebut diharuskan mencapai suara di atas 20 persen agar bisa mencalonkan bakal calon (balon) wali kota sendiri.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Magelang Titik S. Utami memilih bungkam soal koalisi tersebut.
“Sabar ya. Pasti ada waktunya,” elak Titik kemarin (17/5).
Pernyataan realistis muncul dari Wakil Ketua Bidang Pemuda Olah Raga Seni Diklat dan Infokom DPD Partai Golkar (PG) Kota Magelang Agus Susilo. Dengan perolehan suara sekitar 15 persen atau empat kursi di dewan, PG mau tidak mau harus koalisi dengan parpol lain untuk mencapai batas 20 persen agar bisa mencalonkan wali kota dan wakil wali kota (wawali). “Ya, kami akan koalisi,” tegasnya.
Agus yang juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Magelang meneruskan, pihaknya tidak mempersoalkan kisruh partainya di tingkat pusat.
“Intinya, kami akan melakukan koalisi agar bisa mencalonkan wali kota dan wakil wali kota. Soal koalisinya dengan siapa, masih dalam proses. Bahkan dimungkinkan koalisinya dengan siapa saja,” katanya.
Sebelumnya, Ketua DPC Patai Demokrat(PD) Kota Magelang Muh Hasan Suryoyudho juga mengungkapkan hal sama. PD akan melakukan koalisi dengan partai manapun dan tidak terpengaruh pemetaan koalisi di parlemen pusat. Yakni, antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).Dengan tegas, Hasan juga mengaku tidak ada keinginan maju dalam pilkada mendatang.
” Prioritas yang terbaik untuk partai dulu lah. Kalau sekarang, belum ada sedikitpun terbesit niat mencalonkan,” tegasnya.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memperoleh dua kursi di dewan dan saat ini bergabung dengan PD dalam pembentukan fraksi di DPRD Kota Magelang, mengaku siap melakukan koalisi dengan siapapun.
“Jelas kami akan lakukan koalisi. Koalisinya bisa dengan siapapun maupun partai manapun,” tegas Ketua DPC PKB Kota Magelang H.Salafudin.
Salafudin mengaku, koalisi yang akan dibangun partainya, akan fokus mendukung tiga kandidat wali kota yang saat ini mengerucut. Yakni Sigit Widyonindito, Joko Prasetyo, dan Senin Budi Prasetyo.
“Yang jelas, koalisi yang coba dibangun ini, belum dipastikan mendukung siapa. Bisa ke Pak Sigit, Pak Joko, atau Pak Budi. Yang jelas, tidak lepas dari tiga calon itu,” tegas Salafudin.(dem/hes/ong)
Tiga Kandidat Wali Kota Mengerucut

Breaking News