BANTUL – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut salah satu terdakwa kasus Hello Kitty Rs, 16, dengan empat tahun penjara. Ini persis dengan tuntutan JPU kepada Nk, 16, salah satu rekan Rs yang telah menjalani proses persidangan lebih awal.”Dipotong masa tahanan. Tuntutan ini sudah mempertimbangkan masih di bawah umur,” terang JPU Heradian Salipi usai persidangan di pengadilan negeri (PN) Bantul, kemarin (12/5).
Agenda persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Intan Tri Kumalasari dengan anggota Boyke BS Natipulu dan Bayu Soho Rahardjo ini berjalan tertutup. Sebab, Rs masih di bawah umur.
Heradian menerangkan, terdakwa Rs dijerat dengan Pasal 333 Ayat 1 Juncto Pasal 55 Ayat 1 kesatu KUHP tentang merampas kemerdekaan seseorang dengan bersama-sama dan Pasal 351 Ayat 1 juncto Pasal 55 Ayat 1 kesatu KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan bersama-sama.”Nanti akan kami dengarkan pledoi dari penasehat hukum terdakwa,” ujarnya.
Pranowo, selaku pendamping Rs dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) DIJ mengaku keberatan dengan tuntutan JPU. Karena itu, tim pendamping pada agenda persidangan berikutnya akan menyampaikan pembelaan.”Kami akan persiapkan pembelaannya,” tegasnya.
Pria yang juga pernah mendampingi Nk ini berpendapat Rs masih di bawah umur. Pidana penjara tidak tepat baginya. Rs masih memiliki masa depan yang panjang. “Meski nanti dinyatakan bersalah kami berharap vonis yang dijatuhkan berupa rehabilitasi,” tambahnya.(zam/din/ong)

Breaking News