ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA

REWARD: Bupati Bantul Sri Surya Widati menyerahkan bantuan alat pertanian, termasuk traktor tangan ini kepada sejumlah kelompok tani.

BANTUL – Surplus padi hasil panen tahun ini akan terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Hal itu ditandai dengan keseriusan perhatian pemkab kepada kelompok petani (klomtan). Salah satunya dengan memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada mereka.Plt Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Bantul Partogi Dame Pakpahan menyebutkan, target panen padi pada tahun ini sebanyak 197 ribu ton.
Sementara hasil panen padi pada awal Desember sudah menembus angka 200 ribu ton. “Kebutuhan kita sekitar 86 ribu ton. Berarti kita surplus banyak tahun ini,” terang Partogi usai penyerahan bantuan alsintan di Pendopo Parasamya, kemarin (29/12).
Selain meningkatkan hasil panen pada tahun depan, pemberian bantuan alsintan ini juga bertujuan untuk menarik generasi pemuda berprofesi sebagai petani. Sebab, belakangan ini minat kalangan muda menjadi petani menurun. Dampaknya, jumlah petani pun kian sedikit. “Khusus jumlah traktor milik klomtan sudah mendekati ideal,” ujarnya.
Jumlah traktor yang dimiliki seluruh klomtan saat ini sebanyak 510 unit. Idealnya adalah 600 unit. Partogi menguraikan, satu unit traktor dapat dimanfaatkan untuk menggarap persawahan seluas 25 hektare. Di sisi lain, jumlah luas lahan hijau saat ini sekitar 15 ribu hektare. “Akhir 2016 persoalan kekurangan traktor kami targetkan selesai,” tandasnya.
Bupati Bantul Sri Surya Widati mengatakan, ada banyak aspek yang harus diperhatikan untuk mensukseskan program ketahanan pangan. Antara lain, ketersediaan saluran irigasi yang memadai, pupuk, benih unggul, serta alsintan. “Ini juga bagian turut menyukseskan program nasional,” tegasnya.Ida, sapaan akrabnya menegaskan, dengan adanya pencapaian hasil panen tahun ini pemkab tak hanya mencanangkan program ketahanan pangan. Lebih dari itu, program yang saat ini digadang-gadang adalah terwujudnya kedaulatan pangan. (zam/din/jiong)

Breaking News