SETIAKY/RADAR JOGJA

EMPAT HARI JALAN: Sebanyak 490 Pramuka mengikuti PDT XLIII tahun 2014 dengan start di halaman Korem 072/Pamungkas menyusuri rute SO 1 Maret 1949, kemarin. Mereka dilepas Danrem Brigjen TNI MS Fadhillah.

Susuri Rute SO 1 Maret, Jalan Kaki 80 Kilometer

JOGJA – Pengembaraan De-sember Tradisional (PDT) XLIII tahun 2014 kembali digelar ke-marin (27/12). Dalam pengem-baraan sepanjang 80 km yang mengambil rute Serangan Oe-moem (SO) 1 Maret 1949 ini, sedikitnya diikuti 490 Pramuka dari SMA/SMK/MA dan perguruan tinggi di DIJ.Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Jogja Edy Heri Suasana me-nyebutkan, ada 30 sekolah dan perguruan tinggi yang ambil ba-gian pada kegiatan yang sudah dimulai sejak tahun 1970 tapi baru diresmikan sebagai PDT enam tahun kemudian. “Kegiatan ini berlangsung empat hari dan ber-akhir 30 Desember,” tuturnya di sela-sela pemberangkatan PDT di halaman Makorem 072/Pamungkas Jogjakarta, kemarin.
Rute SO 1 Maret yakni start di Makorem 072-Monumen SO 1 Maret-Wijilan-Krapyak-Ngotho-Banguntapan-Segoroyoso. Ke-mudian bergerak ke Piyungan-Berbah-Kalasan-Minomartani-Selomartani-Cangkringan-Pa-kem-Ngemplak-Depok-Pengok dan finish di halaman Balai Kota Timoho, Jogja.”Setiap jarak 15-20 km akan ada peristirahatan. Nanti akan ada penilaian di lokasi tersebut,” ungkap Edy.
Sementara itu Danrem 072/Pamungkas Jogjakarta Brigjen TNI MS Fadhillah menyambut baik digelarnya PDT ini. Terlebih rute yang diambil selalu dikaitkan dengan sejarah perjuangan bang-sa. “Seperti di edisi ke-43 ini dengan rute SO 1 Maret akan membang-kitkan kembali semangat nasio-nalisme di kalangan pemuda,” ungkap Danrem, sebelum mele-pas keberangkatan PDT.Tak hanya itu, lanjut Danrem, acara PDT diharapkan bukan men-jadi sebuah kegiatan sebagai suatu syarat dalam kegiatan Pramuka. Tapi setiap peserta dalam perjala-nannya selalu diikuti dan dirasakan manfaatnya. (sky/laz/jiong)

Breaking News