Pertamina Tambah 75 Kiloliter Tiap Hari

JOGJA – Wisatawan yang ber-kunjung ke Kota Jogja mulai men-dekati puncak. Ini terasa dari jalan-jalan di kota ini yang sudah dip-enuhi dengan kendaraan-ken-daraan berpelat luar kota. Alhasil, keberadaan kendaraan-kendar-aan itu menambah konsumsi bahan bakar minyak (BBM).Manager Pemasaran Perta-mina Wilayah DIJ-Jateng Freddy Anwar memastikan, stok BBM baik bersubsidi maupun non-subsidi aman. Pengunjung Jog-jakarta tak perlu khawatir dengan kebutuhan BBM kendaraan me-reka. “Setiap hari, kami menam-bah pasokan BBM 75 kiloliter,” kata Freedy kemarin.
Ia mengatakan, kenaikan ke-butuhan ini sebenarnya sudah terasa sejak musim libur sekolah lalu. Terutama BBM nonsubsidi Pertamax. BBM jenis ini terny-ata malah mengalami kenaikan. “Sejak kenaikan BBM jadi Rp 8.500, kenaikan Pertamax sudah terjadi,” jelasnya.
Khusus untuk Pertamax, lanjut Freedy, pihaknya memprediksi konsumsi naik sampai empat kali lipat. Ini dibandingkan kon-sumsi Pertamax sebelum kenai-kan harga Premium. Dalam se-minggu terakhir saja, sudah ada lonjakan tiga kali lipat menjadi 120 KL perhari. “Pada libur akhir tahun, diperkirakan bisa men-capai 160 KL perhari,” katanya. Ia menambahkan, untuk pre-mium cenderung mengalami penurunan sejak BBM naik. Dari catatan Pertamina, kon-sumsi Premium turun dari 1.500 KL menjadi 1.300 KL. “Sejak ada-nya kenaikan harga menjadi Rp 8500 perliter, konsumsi premium terus menurun,” tambahnya.
Berdasarkan prediksi Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) DIJ akan terdapat 1,2 juta pengunjung pada libur Natal sampai tahun baru di Jogjakarta. Jumlah kun-jungan itu lebih banyak diban-ding tahun lalu yang hanya 1,1 juta pengunjung. (eri/laz/ong)

Breaking News