HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA

BANSOS: Bupati Hasto Wardoyo memberikan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulonprogo, kemarin (24/12).

Berikan Bantuan ke Anak Yatim Piatu

KULONPROGO – Keberadaan anak yatim piatu dan dari keluarga tidak mampu membutuhkan perhatian mendalam. Hal itu dilakukan demi masa depan mereka. Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo secara simbolis menyerahkan bantuan sosial untuk 384 anak yatim piatu dan anak dari keluarga tidak mampu di Kulonprogo senilai Rp 96 juta. Penyerahan dilakukan di Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (23/12) lalu.
Kabag Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kabupaten Kulonprogo Arif Prastowo menjelaskan dasar pemberian bantuan sosial itu adalah Perda Kabupaten Kulonprogo No 13 tahun 2013 tentang APBD Tahun Anggaran 2014. Kemudian Perbup Kulonprogo No 88 tahun 2013 tentang Penjabaran APBD Tahun Ang-garan 2014. Serta Keputusan Bupati Kulonprogo No 18 tahun 2014 tentang Penerima Hibah dan Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2014. “Maksud dan tujuan pemberian bantuan tersebut yakni tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam melayani warga yang mengalami keterbatasan dan ketidakmam-puan ekonomi. Sehingga bisa meringankan beban mereka,” jelasnya.
Arif memaparkan dari 384 anak penerima bantuan, 92 anak di antaranya berasal dari Kecamatan Wates, Panjatan dan Pengasih. Sedangkan penerima bantuan di kecamatan lainnya diserahkan di wilayah masing-masing untuk mengurangi biaya perjalanan dan memudahkan penerima. “Bantuan langsung dimasukkan ke buku rekening Bank Pasar atas nama penerima,” ungkapnya.
Selain itu, dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penerima wajib menyam-paikan laporan pertanggungjawaban peng-gunaan bantuan sosial tersebut kepada Pemkab Kulonprogo. Laporan itu disam-paikan kepada Kabag Kesra paling lambat satu bulan setelah menerima.Penerima bantuan Septi Suprihatin didampingi ibunya Priyani, warga Jetis, Desa Sogan, Kecamatan Wates mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Ren-cana bantuan itu akan digunakan untuk membasar SPP. “Saya masih SMK dan terima kasih atas bantuan ini, saya sangat terbantu,” ujarnya.
Bupati Hasto menyatakan seluruh anak yatim piatu di Kulonprogo tidak perlu bersedih dan meratapi keterbatasannya. Sebab dengan kondisi tersebut, justru seringkali melahirkan orang-orang yang sukses dan orang hebat. Hal yang sama juga berlaku bagi anak-anak dari kelu-arga kurang mampu. “Tidak perlu sedih, karena orang sukses umumnya hidup di lingkungan pahit, guna-kan bantuan itu sebaik-baiknya, kalau ada sisa ditabung,” pesan Bupati Hasto.
Menurut Hasto dengan keterbatasan mental anak biasanya justru menjadi kuat, memiliki daya juang yang tinggi, bersemangat dalam meraih cita-cita. Hasto menceritakan kondisinya saat masih anak-anak tak kalah susah, penuh keterbatasan. Namun kondisi itu justru menjadi tempaan mental yang hebat. “Sejak SD saya sudah memelihara ayam, setelah ayam banyak saya jual dibelikan kambing. Saya dulu kerjaannya mencari rumput bahkan mulai SD hingga Kelas 3 SMA. Sampai saya sempat malu punya pacar, karena tangan kasar, pundak lecet. Namun jangan khawatir, situasi yang sulit justru memberikan semangat besar,” ujar-nya memotivasi. (tom/ila/ong)

Breaking News