Mayoritas Dikuasai KMP

JOGJA – Penetapan susunan pimpinan dan anggota alat ke-lengkapan (alkap) DPRD Kota Jogja yang sempat tertunda se-jak Oktober lalu, akhirnya ke-marin (24/12) resmi dilakukan. Dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Jogja Ririk Banowati itu, semua fraksi menyetujui susunan pimpinan alkap.
Sebelumnya, penetapan pim-pinan alkap yang terdiri atas komisi-komisi, Badan Legisla-tif (Baleg) dan Badan Kehor-matan, sempat tertunda ka-rena perseteruan antara Koa-lisi Merah Putih (KMP) yang terdiri atas PAN, Gerindra, Gol-kar, PKS dan PPP, dengan Koa-lisi Indonesia Hebat (KIH) yang diusung PDIP.
Dalam penetapan alkap kema-rin, dari 16 pimpinan, mayoritas dikuasai KMP. Sementara Fraksi PDIP hanya mendapatkan jatah Ketua baleg, serta Wakil Ketua Komisi D dan Sekretaris Ko-misi C.Ketua KMP Kota Jogja M Ali Fahmi menyatakan, hasil itu sudah merupakan kesepakatan bersama, hasil komunikasi sejak tiga bulan ini. “Ini sudah meru-pakan hasil terbaik dan dapat diterima semua pihak,” ujar Fahmi.
Dirinya berharap pimpinan alkap yang sudah disepakati itu bisa segera bekerja. Se-perti untuk Baleg yang akan melaksanakan rapat pada Se-nin (29/12) membahas program Prolegda. Selain itu, saat ini anggota DPRD Kota Jogja, terutama yang berada di Badan Anggaran, juga sudah disibuk-kan membahas hasil evaluasi dari Gubernur DIJ terkait RAPBD 2015. “Harapan saya, pimpinan dan anggota bisa segera bekerja dengan maksimal, sudah tidak ada lagi ganjalan,” papar Wa-kil Ketua I DPRD Kota Jogja tersebut.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Jogja Sujanarko menyebut penetapan alkap ini sudah hasil optimal. “Rasanya sekarang plong,” ujar Koko ketika dimin-tai komentarnya.
Menurut dia, semua Fraksi di DPRD Kota Jogja bisa menem-patkan kadernya di alkap. PDIP sendri juga sudah sepakat dengan hasil itu. Bahkan pi-haknya juga sempat memapar-kan hasil kesepakatan itu dengan DPC PDIP. “Mau tidak mau harus diterima dan semua sudah menerima,” jelas Koko yang langsung me-nyalami semua anggota DPRD Kota Jogja yang hadir setelah menandatangani Surat Keputu-san DPRD Kota Jogja tentang susunan pimpinan dan anggota Alkap.
Koko juga meminta seluruh anggota DPRD Kota Jogja se-gera bisa bekerja kembali, mengejar pekerjaan yang ter-tunda selama ini. Pihaknya juga tidak akan mengambil re-ses. “Tidak ada reses, masih ada pembahasan Banggar dengan TAPD terkait evaluasi gubernur,” ucapnya. (pra/laz/ong)

Breaking News