Biaya Dipangkas 50 Persen

BANTUL – Anggaran perjalanan dinas di sekretariat DPRD pada APBD Murni 2015 mendapatkan catatan dari gubernur. Berdasar hasil evaluasi gubernur, sekretariat diminta melakukan efisiensi anggaran. Dampaknya, sejumlah kegiatan di Ko-misi, Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), Badan Legislasi (Banleg) hingga Badan Kehormatan DPRD (BKD) ada yang dipangkas, bahkan ada pula yang dihilangkan.Sekretaris DPRD Bantul Helmi Jamharis menyebutkan, semula sekretariat mengaju-kan anggaran sekitar Rp 10,8 miliar untuk perjalanan dinas. Tetapi, setelah adanya evaluasi sekretariat akhirnya melakukan rasionalisasi anggaran. “Hasil rasionalisasi, anggaran perjalanan dinas menjadi Rp 5,3 miliar,” terang Helmi, kemarin (24/12).
Nantinya hasil rasionalisasi ini akan di-bahas lagi oleh Banggar bersama dengan eksekutif. Penggunaan atau pengalihan anggaran sisa hasil rasionalisasi ini pun juga akan disepakati bersama antara Banggar dan eksekutif. “Akan dialokasikan untuk program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, beban program legislasi daerah 2015 cukup banyak, yaitu 29 raperda. Namun demikian, pemangkasan anggaran pada APBD Murni 2015 tak akan berdampak pada bidang legislasi. Anggaran untuk pem-bentukan pansus maupun konsultasi raperda tidak akan dipangkas, apalagi dihilangkan. “Yang dikurangi maupun yang dihilangkan adalah kegiatan-kegiatan di komisi serta badan,” ungkapnya.
Helmi mencontohkan, semula agenda komparasi Komisi, Banggar, Banmus, Banleg, serta BKD dianggarkan sebanyak tiga kali. Dari jumlah itu, dua komparasi dilakukan di dalam pulau. Sisanya di luar pulau. Ber-dasar hasil rasionalisasi, kegiatan komparasi sebanyak dua kali di dalam pulau dihilangkan. “Kegiatan konsultasi di badan dihilangkan semua,” urainya.
Wakil Ketua I DPRD Bantul Nur Subiyantoro membenarkan anggaran perjalanan dinas di sekretariat dipangkas hingga 50 persen lebih. Meskipun begitu, politikus Partai Gerindra ini optimistis kinerja anggota dewan tidak akan terganggu. “Memang berat. Tapi kami harus tetap akan kerja keras,” tambahnya. (zam/din/ong)

Breaking News