HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA

BERI NAMA: Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menggendong salah satu bayi yang dilahirkan di RS Nyi Ageng Serang Sentolo. Hasto memberi nama bayi tersebut Wani Hayu Maheswar

Dapat Kehormatan Memberikan Nama Bayi

KULONPROGO – Rumah Sakit Nyi Ageng Serang Sentolo Kulonprogo bakal dijadikan Rumah Sakit Umum (RSU) unggulan berbasis komunitas. Artinya layanan rumah sakit memandang individu sebagai bagian integral dari keluarga dan komunitas.Dengan layanan berbasis komunitas tersebut kedepan diharapkan RS Nyi Ageng Serang dapat memberikan pelayanan yang bermutu, menyeluruh, berkelanjutan dan manusiawi. Serta dilandasi hubungan jangka panjang dan saling percaya. “Kita tidak kejar kemajuan tekno-logi, tetapi mengejar layanan prima. Terhadap banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan,” tegas Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, kemarin (23/12).
Bupati Hasto menyampaikan upaya itu dilakukan lantaran sudah ada RSUD Wates yang sudah diberi mandat untuk pengembangan, penelitian dan mengejar kemajuan teknologi. “Jadi RS Nyi Ageng Serang di Sentolo ber-tugas melayani masyarakat berbasis pelayanan prima,” ucapnya.
Seperti diketahui, sejak diresmikan beberapa waktu lalu RS Nyi Ageng Serang Sentolo sudah menangani dua kelahiran. Pertama Jumat (5/12) lalu bayi perempuan pasangan Suharyati dan Ariyanto warga Jatisari, Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah. Kemudian Jumat (19/12) bayi perempuan pasangan Fitasari dan Samiyo warga Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan.
Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu ke-86, Bupati Hasto bahkan mendapat kehormatan untuk memberi salah satu bayi yang belum lama lahir itu. Namanya Wani Hayu Maheswari, selain memberikan nama juga memberikan bingkisan kepada orang tua bayi.
Kepala BPMPDP dan KB Kulonprogo Sri Utami mengatakan pada puncak peringatan Hari Ibu tersebut, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerin-tahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDP dan KB) juga mengadakan senam sehat. Serta meng-adakan pemeriksaan gratis kepada ibu lansia dan pemberian voucher belanja bagi seribu KK Miskin. “Kegiatan lainnya, yakni peresmian Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), bansos dari Dinsosnakertrans, ban-tuan MOP dari Lions Club, workshop pola asuh bagi TP PKK,” terangnya. (tom/ila/ong)

Breaking News