Gugatan di Pengadilan Rampung, Pembangunan Perpusda Dilanjut

JOGJA – Pembangunan Perpustakaan Daerah (Perpusda) DIJ di Jalan Janti kembali dilanjutkan. Proyek yang sempat terhenti karena ada gugatan perdata dari Pemprov DIJ sebagai buntut PT Ampuh Sejahtera enggan melanjutkan pembangunan ini, kini sudah masuk tahap lelang.Kepala Badan Perpustaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIJ Budi Wibowo mengungkapkan, dengan adanya keputusan hakim yang me-merintahkan PT Ampuh menyelesaikan pekerjaan, berakhir sudah proses hukum. BPAD bisa melanjutkan proses pem bangunan lagi
“Sudah masuk anggaran di APBD tahun 2015. Nilainya Rp 22,5 miliar, untuk interior Rp 18 miliar dan taman Rp 4,5 miliar,” tandas Budi Wibowo saat ditemui di kantor dewan provinsi, ke-marin (22/12).
Ia menegaskan, dengan pembangunan yang masuk fi-nishing itu, tahun 2015 men datang Perpusda terbesar ini sudah bisa beroperasi. Ia menargetkan, pembukaan bisa dilakukan pada Oktober mendatang. “Setelah pembangunan selesai, seluruh koleksi akan dipindah-kan ke sana,” tutur mantan Se-kretaris Kabupaten (Sekkab) Kulonprogo ini.Nilai interior yang mencapai angka Rp 18 miliar, menurut Budi, karena spesifikasi yang mereka minta memang yang terbaik. Ini karena di Perpusda nanti juga mengoleksi berbagai buku lama. “Saya minta high quality. Kalau tidak kualitas bagus, saya tolak,” tegasnya.
Koleksi BPAD memang sudah sangat lengkap. Koleksi BPAD meliputi arsip milik Keraton, Pakualaman, Tamansiswa, dan Jogjasiana yang merupakan kumpulan arsip-arsip penting yang berkaitan dengan Jogja. “Rencananya, semua arsip ini sudah bisa e-book saat Per-pusda dilaunching,” tambah-nya.Seperti diketahui, pem-bangunan Perpusda Terpadu DIJ ini sempat terhenti. Ini karena PT Ampuh Sejahtera selaku pelak sana proyek tak menyele-saikan pembangunan. Bahkan perusahaan yang beralamat di Sukoharjo ini juga membawa lari uang jaminan senilai Rp 2,3 miliar. (eri/laz/ong)

Breaking News