YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA

TERTIB: Bupati Sleman menyerahkan pengembalian pajak untuk para wajib pajak yang dinilai tertib membayar pajak. Pengembalian untuk mendorong wajib pajak lebih tertib, sekaligus menjadi pemicu semangat wajib pajak yang belum tertib.

Apresiasi untuk Wajib Pajak yang Tertib Membayar

SLEMAN- Pemkab Sleman memberikan penghargaan terhadap para pelaku usaha hotel dan restoran yang tertib membayar pajak. Mereka juga berhak memperoleh pengembalian sebagian pajak yang telah disetorkan kepada pemerintah daerah. Pada 2014 ini, total pengembalian pajak hotel mencapai Rp 469,97 juta untuk 65 wajib pajak.
Sedangkan untuk restoran sebesar Rp 208,3 juta, bagi 118 wajib pajak.Hotel Royal Ambarukmo tercatat sebagai wajib pajak yang memperoleh pengembalian terbesar, yakni Rp 70,6 juta. Sementara dari sektor restoran diraih PT Rekso Nasional Food (Mc. Donald’s), sebesar Rp14,2 juta.Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sleman Harda Kiswaya menuturkan, apresiasi ini diberikan pemkab bagi wajib pajak yang tertib. Selain itu juga melakukan pembukuan sesuai dengan sistem akuntansi yang berlaku umum, serta tepat waktu dalam pelaporan dan pembayaran pajak.
Pengembalian pajak untuk mendorong wajib pajak lebih tertib,sekaligus menjadi pemicu semangat wajib pajak yang belum tertib.Pajak hotel dan restoran termasuk objek potensial dalam menyokong pendapatan asli daerah (PAD), sehingga tiap tahun selalu mengalami progres positif.Pada 2014, dari target Rp 474,91 miliar atau setara dengan 24,12 persen dari total APBD, PAD tercapai lebih dari Rp 500 juta. Jumlah tersebut disumbang oleh perolehan pajak daerah yang mencapai Rp 274.628 miliar lebih dan retribusi daerah Rp 2,263 miliar.Sedangkan 2013 mencapai Rp 415,66 miliar. Atau 23,73 persen dari total APBD. “Itu termasuk tinggi untuk capaian daerah kabupaten. Namun, konsekuensinya ada pemotongan dana alokasi umum dari pusat,” jelas Harda.
Bupati Sri Purnomo berharap para pelaku usaha makin tertib sebagai wajib pajak. Dengan begitu, mereka telah menyokong pembangunan daerah dan mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Usai menyampaikan pengembalian pajak, bupati meneken kesepakatan bersama tentang pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Perdesaan (PBB P2) dengan semua lembaga terkait.
Kesepakatan tersebut untuk memper-mudah wajib pajak membayarkan kewa-jibannya. PBB P 2 bisa dibayarkan di seluruh jaringan Koperasi Unit Desa (KUD) yang tergabung dalam jaringan PUSKUD Mataram di seluruh DIJ. Pembayaran juga bisa melalui ATM bank-bank konvensional. (yog/din/ong)

Breaking News