Tiga Orang Tewas, Dua Kondisi Kritis

SLEMAN – Banyaknya korban tewas akibat minuman keras (miras) di berbagai daerah, tak membuat para peminum kapok. Jumlah korban pun terus bertambah, mulai yang ter-kapar dan dirawat di rumah sakit hingga me-ninggal dunia. Terakhir, dalam dua hari ini tiga orang tewas akibat pesta miras di Sleman. Tewasnya tiga orangdi Sleman ini menam-bah deretan panjang jumlah korban miras oplosan di DIJ
Beberapa hari sebelumnya, di Bantul juga dua orang tercabut nyawanya setelah mengonsum-si miras oplosan. Selain dua tewas, empat orang dalam kon-disi kritis di rumah sakit dan empat lainnya berobat jalan.Untuk korban tewas di Sleman, selain tiga korban juga ada dua orang lainnya yang masih men-jalani perawatan intensif di RSUD Sleman. Informasi yang dihim-pun, pesta miras oplosan ini dilakukan di daerah Trimulyo, Sleman, di rumah salah seorang warga bernama Agus. Saat itu mereka bersama Abdul Wahid, Triyadi, Budi Santoso, Edot, dan Yudha, tengah asyik menenggak miras oplosan. Selang beberapa hari usai pesta miras, mereka baru mengeluhkan efek samping dari minuman memabukkan itu.
Korban pertama menimpa Abdul Wahid. Ia yang mengelu-hkan sakit kemudian tewas di rumahnya. Setelah itu, Triyadi yang sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit karena kondisinya kritis, akhirnya sekitar pukul 14.00 kemarin menghembuskan napas terakhir. Sedangkan Edot dan Budi Santoso, hingga kemarin masih dalam perawatan medis.Kapolsek Sleman AKP Teguh Sumartoyo membenarkan ke-jadian ini. Ia menjelaskan saat mendapatkan informasi adanya korban tewas akibat miras oplo-san, pihaknya langsung menda-tangi rumah korban.
Selain itu, petugas juga mendatangi korban kritis yang tengah dirawat di rumah sakit. Informasi yang dihimpun petugas, mereka tidak melakukan pesta miras secara bersamaan.”Ada yang mulai sejak Sabtu (13/12) pagi, ada juga yang me-nyusul malam harinya. Mereka pesta miras di rumah Agus. Edot juga sempat mengeluhkan sakit, kemudian dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya,” kata Teguh.
Kemudian untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,pihaknya kemarin langsung mencari sisa-sisa miras di rumah Agus. Dari hasil pencarian itu, petugas menemukan 15 botol bekas miras dan tiga botol bekas minuman suplemen. “Di lokasi kejadian kita hanya menemukan botol sisa. Kita la-njutkan untuk mencari penju-alnya,” imbuhnya.
Petugas akhirnya menemukan penjual miras tersebut. Diketa-hui penjual miras itu bernama Catur, 25, warga setempat. Hing-ga tadi malam, Catur masih menjalani pemeriksaan di Pol-sek Sleman. Catur sendiri menga-ku hanya menjual miras dan tidak meraciknya. Petugas juga mendapatkan sisa miras yang dijual oleh Catur.Dikonfirmasi terpisah, Kapol-res Sleman AKBP Ihsan Amin menjelaskan sejauh ini pihaknya terus mendalami penyebab ke-matian korban yang menenggak miras oplosan. Belum diketahui secara medis penyebab tewasnya korban. Pihaknya juga memas-tikan masih memeriksa penjual miras. “Sekarang sudah diaman-kan. Masih diperiksa intensif ya,” ujarnya. (fid/laz/ong)

Breaking News