MUNGKID – Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kabupaten Magelang tidak akan menge luarkan izin baru operasi toko modern dalam waktu dekat. Ini menyusul maraknya toko modern di Ka bupaten Magelang. Selain itu, alasan belum mengeluarkan izin baru, karena Pemkab Magelang tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) soal ke-beradaan toko modern.Selama ini, pemkab menerima sejumlah permintaan atau pe-ngajuan izin untuk toko modern. Namun, tidak ada satu pun yang diberikan
Saat ini, Pemkab Magelang tengah menyiapkan Peraturan Bupati, di mana di dalamnya akan mengatur tentang batasan operasional toko modern. Se-perti jumlah di tiap kecamatan dan jarak dengan pasar tra-disional. “Kami minta mereka me nunggu sampai Perbup selesai,” kata Kepala Bidang Pelayanan Perizinan BPMPPT Kabupaten Magelang Tri Purwanti, kemarin (1/12).Menurut Tri, Bupati Zaenal Arifin kurang setuju jika ke-beradaan toko itu menjamur seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain. Untuk perizinan nantinya tidak hanya berdasar-kan Perda. Tetapi juga Perbup.
“Sambil menunggu Perbup selesai, kami belum menge-luarkan izin untuk toko modern,” urainya.
Dijelaskan, sejauh ini baru ada 16 toko modern yang telah me-ngantongi izin. Yakni enam PT Indomarco, enam PT Alfamart, dan empat toko modern lain. “Seluruhnya telah mengurus izin sejak peraturannya masih Perda Nomor 23 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pasar, atau sebelum adanya Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradi sional, Tempat Perbelanjaan, dan Pasar Modern,” jelasnya.
Ditambahkan Tri, akan lebih baik jika pengusaha membuka toko biasa dengan tampilan toko modern. Mengingat, itu justru yang didorong bupati agar berkembang di wilayah Ka-bupaten Magelang. “Kalau toko itu tidak berjaring tidak apa-apa, sepanjang berizin. Kecuali yang kasus toko modern di Palbapang, yang melanggar izin yang diberikan. Kami sudah berikan teguran sampai tiga kali, akhirnya Satpol PP yang mengeksekusi,” katanya.
Berdasarkan data di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Ka-bupaten Magelang, ada delapan toko modern yang beroperasi di Kabupaten Magelang diketahui tidak mengantongi izin. Jumlah toko modern tidak berizin ter-banyak di Kecamatan Mertoyudan. Sisanya, tersebar di sejumlah kecamatan lain. Seperti Ke camatan Muntilan, Mungkid, Salaman, dan Secang.Kepala Seksi Penegakkan Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Magelang Sugihartono menegaskan tidak akan pandang bulu dalam mem-berikan tindakan tegas terhadap pemilik toko modern yang belum berizin.
“Kami lakukan penertiban terhadap toko-toko modern yang belum berizin. Namun, kami mengimbau agar sebelum di-tertibkan, pemilik bisa mengu-rus perizinan,” jelasnya di-dampingi staf Gakda Sukandar. (ady/hes/ong)

Breaking News