ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA

SIDAK : Rombongan Komisi A DPRD Bantul saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor Kamis (16/10). Salah satunya ke kantor inspektorat.

Komisi A Desak Inspektorat Percepat Penanganan

BANTUL – Komisi A melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke se-jumlah kantor Kamis (16/10). Sa-lah satunya ke kantor inspektorat. Sidak ini tidak terlepas dari adanya kabar tindakan asusila yang me-libatkan kalangan pegawai ne-geri sipil (PNS). Anggota Komisi A Sarinto menilai, tidak tertutup kemungkinan tinda-kan asusila tidak hanya terjadi di lingkungan pemkab. Tetapi juga di lingkungan pendidikan. Meski-pun kabar adanya tindakan mesum yang melibatkan kalangan PNS yang terekam circuit closed tele-vision (CCTV) sampai saat ini belum terbukti. “Sepertinya me-mang banyak kasus yang tertutup,” tegas Sarinto saat sidak di kantor inspektorat.
Seluruh pimpinan dan anggota komisi yang membidangi pemerin-tahan ini ikut sidak. Mereka dite-mui Kepala Kantor Inspektorat Bambang Purwadi. Dalam kesem-patan itu, Sarinto juga meminta agar penanganan kasus ini segera diselesaikan.
Bambang Purwadi menegaskan, kasus yang juga menyeret salah satu oknum PNS kantor inspektorat tersebut sudah terbaca arahnya. Dia pun juga sudah menduga siapa oknum PNS yang terlibat dalam tindakan tidak senonoh itu. “Tapi masih rahasia. Karena konfirmasi nggak hanya ke orangnya, tetapi juga butuh alat (bukti),” ungkapnya.Terpisah, Kepala Kantor Pengo-lahan Data Telematika Setda Sri Budoyo mengaku telah membaca isi rekaman CCTV di kompleks gedung Parasamya. Hasilnya, tidak ada rekaman yang memuat adegan mesum seperti yang menjadi per-bincangan hangat di kalangan PNS pemkab belakangan ini. “Isinya hanya aktifitas tamu dan pegawai seperti biasa,” terangnya.
Sri menerangkan, file rekaman tersebut tidak hanya berisi hasil tangkapan CCTV selama enam hari terakhir. Bahkan rekaman selama 10 hari terakhir juga ter-simpan. “Kami bongkar dan kami lihat Rabu (15/10) Hasilnya kami sampaikan ke kantor inspektorat,” urainya. (zam/din/ong)

Breaking News