Kesepakatan Mentahsaat Rapat Paripurna

MAGELANG – Rapat Paripurna DPRD Kota Magelang membahas pembentukan panitia khusus tata tertib (pansus tatib) dewan berjalan alot. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Magelang HY Endi Darmawan sempat mengalami skorsing selama hampir satu jam. Karena apa yang menjadi kesepakatan di Rapat Konsultasi antara tiga pimpinan dewan (pimwan) dengan enam ketua fraksi mentah saat paripurna
“Skorsing, karena ada tarik ulur soal jumlah anggota dewan yang akan duduk di pansus. Ada yang menginginkan jumlahnya tujuh orang, ada yang delapan. Bahkan, ada yang minta sembilan orang,” papar Endi Darmawan, kemarin (16/10). Sebelumnya, saat rapat konsultasi pada pagi harinya, pimwan dan para ketua fraksi telah menyepakati bahwa Pansus terdiri dari sembilan orang.
Dalam perkembangannya, saat rapat paripurna berjalan, be-berapa anggota dewan dari PDIP keberatan dengan komposisinya. Mereka menginginkan ketika pansus melibatkan sembilan anggota dewan. Apalagi, Fraksi PDIP (FPDIP) berhak men-dudukkan tiga orang anggotanya, mengingat jumlah anggota fraksi mereka ada tujuh orang.
“Kalau tidak, ya kami buat jumlah pansus cukup tujuh orang. Dengan prinsip proporsional, wakil dari Fraksi PDIP dua orang. Fraksi lain cukup satu orang,” pinta Anggota FPDIP Evin Septa Haryanto Kamil.
Usulan ini tidak langsung di-terima fraksi lain. Mengingat juga ada keinginan dari Fraksi Partai Golkar (FPG) dengan em-pat anggota dan Fraksi Partai Demokrat (FPD) dengan lima anggota, untuk bisa menempatkan dua anggotanya di Pansus. Tarik ulur ini yang membuat pimpian sidang memutuskan melakukan skorsing, untuk me-lakukan lobi-lobi.
Setelah skorsing dicabut, Ketua FPG Muh Haryadi mengusulkan dua opsi. Yakni, pansus terdiri dari delapan orang dengan pihak yang bisa menempatkan dua orang wakilnya adalah FPDIP dan FPD. Fraksi lain cukup satu orang. Opsi kedua, ada sembilan orang dengan pihak yang menempat-kan dua orang wakilnya adalah FPDIP, FPG, dan FPD. “Demi musyawarah untuk mufakat, Fraksi Partai Golkar mengalah
cukup satu orang di pansus. Sedangkan dua dari FPDIP dan FPD. Jadi pansus cukup terdiri dari delapan orang,” paparnya.Usulan ini langsung mendapat respons positif dari lima fraksi lain, termasuk FPDIP. Ke mudian masing-masing fraksi me-ngusulkan nama anggota untuk duduk di pansus. Yakni Budi Prayitno dan Windarti Agustina (FPDIP), Arie Purnomo dan Salafudin (FPD), Muh Haryadi (FPG), Imam Musaeconi (FPKS), Hadiyono Nugroho (FAIR), serta HIR Jatmiko (Fraksi Han-nas). Hasil kesepakatan delapan orang ini menunjuk Haryadi sebagai ketua pansus dan Windarti sebagai wakil ketua.
Sebelumnya, pembahasan Pimpinan Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kota Magelang pada Ka-mis (9/10) juga sempat deadlock dan akhirnya baru bisa mem-buat kesepakatan pada Senin (13/10). Yakni menunjuk Ketua FPDIP Windarti Agustina se bagai ketua Baleg dan wakil ketua Muh Haryadi.Agenda pertama Baleg mem-bahas tata tertib (tatib) dewan. Tatib akan mengacu pada UU Nomor 16 Tahun 2010 tentang DPRD dan Permendagri Nomor 1 tahun 2014. Pembahasan Ta-tib dilakukan melalui pansus. (dem/hes/ong)

Breaking News