RADAR JOGJA FILE

POTENSI: Konflik di Gua Pindul, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul terus bergulir. Padahal objek wisata ini merupakan salah satu potensi untuk meningkatkan pendapatan daerah.

WONOSARI – Persoalan Gua Pindul memasuki babak baru. Kemarin (14/10), kubu Atiek Damayanti mendatangi Mapolres Gunungkidul. Mereka mendesak kepolisian untuk menangkap tersangka kasus dugaan pelanggaran UU Sumber Daya Air di kawasan objek wisata Gua Pindul Bagyo.Rombongan yang dipimpin Dadang Iskandar hadir bersama dengan lima orang lainnya. Ditemui oleh Kabag Ops Polres Gunungkidul Kompol Suraji audiensi berlangsung di ruangan reskrim. “Mohon untuk segera tangkapdan tahan Bagyo yang telah tiga minggu lalu ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran UU Sumber Daya Air di Gua Pindul. Hingga sekarang Bagyo dan kawan-kawan terus mengulangi perbuatan jahatnya,” kata Dadang.
Menurutnya selama ini Bagyo justru terkesan melecehkan institusi kepolisian. Indikasi tersebut terlihat dari sikapnya yang menolak untuk diperiksa. Malahan, kata Dadang, tersangka meminta agenda pemeriksaan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pengacara. “Ini apa, sebagai warga negara yang baik seharusnya datang memenuhi panggilan bukan menyepelekan,” tegasnya.Selain itu, pihaknya juga mendesak kepolisian untuk tidak hanya berhenti pada pengusutan Bagyo. Sebab masih ada pengelola lain yang mesti ditindaklanjuti. Menanggapi itu, Tim Penyidik Aiptu Ngadiran mengatakan berdasar fakta di lapangan penetapan tersangka Bagyo sesuai dengan prosedur. Sejauh ini pihak kepolisian masih terus menjalankan tugas untuk menuntaskan masalah pemanfaatan sumber daya air. “Kami akan melayangkan surat pemanggilan ulang kepada tersangka Bagyo,” kata Ngadiran.
Terpisah, tersangka terkait dugaan pelanggaran UU Sumber Daya Air di Gua Pindul Bagyo menanggapi santai kasus yang tengah membelitnya. Menurutnya penetapan tersangka tersebut salah alamat. Hendaknya kepolisian menangani kasus ini dengan adil. “Tujuan pengelolaan Gua Pindul untuk kesejahteraan masyarakat banyak. Waktu itu juga sudah diresmikan oleh bupati dan wakil bupati,” kata Bagyo. (gun/ila/jiong)

Breaking News