ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA

PRESTASI : Bupati Bantul Sri Surya Widati didampingi Wakil Bupati Bantul Sumarno menerima Tim Penilai Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional di kompleks Gedung Parasamya kemarin (14/10).

BANTUL – Bupati Bantul Sri Surya Widati men-jadi nomine Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat nasional. Prestasi ini tidak terlepas dari ca-paian banyaknya lembaga pendidikan nonformal di wilayah Bumi Projo Tamansari.”Di wilayah kami tidak hanya satu desa satu PAUD. Tetapi malah satu dusun satu PAUD,” terang Ida, sapaan akrabnya usai menerima Tim Penilai Apre-siasi Bunda PAUD Tingkat Nasional di kompleks Gedung Parasamya kemarin (14/10).Ida menyebutkan, angka partisipasi kasar (APK) PAUD Bantul tertinggi di DIJ. Bahkan juga di Indo-nesia, yaitu 98,57 persen. Itu dengan jumlah lem-baga PAUD sebanyak 1.338 unit. Sedangkan jumlah pedusunan se-Bantul sebanyak 933.”Tetapi yang belum terdata juga ada,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Non For-mal Masharun Ghazali menyebutkan, jumlah siswa PAUD se-Bantul sekitar 27 ribu anak. “Lembaga PAUD sebanyak 533 unit. Kemudian yang nonformal 1.272 unit,” urainya.Masharun berpendapat keberadaan PAUD sangat stra-tegis. Mengingat, golden age seorang anak ketika masih berusia balita. Bahkan, prestasi siswa-siswa di tingkat SD juga tidak terlepas dari peran lembaga PAUD. “Kami juga terus mendorong kualitas gurunya,” tandasnya.Namun yang memrihatinkan, sampai saat ini gaji para guru PAUD belum memadai. Mereka hanya mendapatkan insentif Rp 100 ribu per bulan. Itu pun diberikan dalam tiga bulan sekali. “Guru PAUD ada sekitar 7.000 orang,” kata Kabid Pendidikan Non Formal Dikmenof Sri Astuti. (zam/din/jiong)

Breaking News