MUNGKID – Penambangan material di lereng Gunung Merapi kembali memakan korban jiwa. Satu nyawa melayang tertimbun material berupa batu dan pasir. Korban meninggal dunia adalah Harno, warga Dusun Gondangrejo, RT 5/RW 1, Desa Keningar, Kecamatan Dukun. Laki-laki berusia 20 tahun itu tertimba batu besar dan tertimbun pasir sedalam dua meter di lokasi penambangan di desanya, kemarin pagi (9/10)
Peristiwa itu bermula saat kor-ban bekerja mencari pasir. Ber-sama dua rekannya dan satu sopir truk, mereka menggali pasir di bawah tebing setinggi tujuh meter. Saat bekerja, mereka tidak me-lihat ada pertanda apa-apa. Setelah 30 menit bekerja, tiba-tiba tebing longsor. Material berupa batu dan pasir men ghujani mereka. Saat longsor, ketiga re-kannya berhasil menyelamatkan diri dengan berlari. Naas bagi korban, ia tak bisa menyelamat-kan diri. Badannya tertimpa batu dan pasir.Mengetahui rekannya tertim-bun material, rekan-rekannya yang selamat mencoba men-cari bantuan.
Selain relawan, anggota TNI dan Polisi men-coba menolong korban. Sayang, nyawanya tidak bisa terselamat-kan.Hasil pemeriksaan salah satu dokter di Puskesmas Dukun dr Anggi Montazeri, selain me ninggal dunia, korban mengalami luka-luka di bagian tubuhnya. Korban menderita sobek empat senti-meter di kepala bagian atas telinga. Kemudian luka lecet di bagian punggung dan mulut, serta telinga kemasukkan pasir.Kapolsek Dukun AKP Eko Mardiyanto menjelaskan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam diri korban. Ini murni kecelakaan. “Yang jelas, tidak ditemukan adanya luka bekas penganiaya-an.
Jadi korban benar meninggal akibat tertimba batu dan ter-timbun pasir,” jelas Eko.Kapolsek melanjutkan, atas kejadian itu pihak keluarga kor-ban yang datang ke lokasi keja-dian bisa menerima dan tidak menuntut siapapun. “Mereka sudah ikhlas dan menerimanya. Karena itu, korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.Peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Wonogiri, Desa Kapu-han, Kecamatan Sawangan, akhir Agustus 2014. Saat itu, kejadian yang sama juga memakan korban jiwa. Kegiatan penambangan dilakukan di tebing di Sungai Apu, mengakibatkan enam truk pengangkut pasir tertimbun material longsoran.
Bahkan, satu sopir truk me-ninggal dunia di lokasi, setelah beberapa jam tertimbun mate-rial. Ada 10 truk pengangkut pasir antre menunggu giliran memuat pasir di Sungai Apu. Tiba-tiba terjadi longsoran dari tebing yang tingginya 70 meter. Material tanah menerjang enam truk pasir yang persis di bawah tebing. (ady/hes/nn)

Breaking News