GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

LINTAS NEGARA: Tersangka Mz alias Bob, pengedar narkotika jenis sabu sindikat internasional yang dibekuk BNNP DIJ di kos-kosannya di Gamping, Sleman, kemarin (9/10). Sehari sebelumnya, BNN Pusat menangkap tiga kurir Bob di Jakarta Barat dengan barang bukti 6 kg sabu-sabu. Sabtu-sabu rencananya akan disuplai ke berbagai daerah, termasuk Jogja.

Bob Pernah MemperkuatPersitara Tahun 2005/2006

JOGJA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Pro-pinsi DIJ menangkap pengedar narkotika asal Nigeria berinisial Mz alias Bob, 39. Tersangka Bob merupakan anggota sindikat jaringan Internasio-nal. Ia ditangkap di kos-kosannya di daerah Gam-ping, Sleman, kemarin (9/10). Penangkapan Bob merupakan pengembangan dari tertangkapnya tiga kurir sabu yang membawa 6 kilogram sabu-sabu , yaitu Js, Y, dan K. Ketiganya dibekuk BNN Pusat di Perumahan Citra Grand Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (8/10). Dari perkembangan penangkapan itu, kemudian diketahui bahwa ketiga kurir tersebut dioperatori oleh Bob. BNNP DIJ lalu melakukan penggerebekan terhadap Bob kemarin sekitar pukul 12.00. Dari pemeriksaan sementara terhadap Bob, diketahui barang itu rencananya akan disuplai ke beberapa daerah di Indonesia, termasuk Jogja. Selain itu, barang juga rencananya akan dikirim ke Timor Leste
Deputi Pemberantasan BNN Deddy Fauzi Elhakim menga-takan, ketiga kurir itu sempat lolos dari pengawasan Ban-dara Soekarno Hatta. Barang seberat 6 kg yang dibawa kurir itu sebelum masuk ke Indone-sia, terlebih dulu melewati Guangszhou, lalu Malaysia, kemudian masuk Indonesia melalui Kalimantan. “Bob ini sindikat Internasional. Dia juga merekrut kurir dari ber-bagai negara sesuai rute yang dilalui barang tersebut,” kata De-ddy. Diketahui, Bob mendapat barang itu dari Nigeria. Bob yang sudah tinggal selama 6 tahun di Indonesia ini pernah bermain di salah satu klub sepakbola Indo-nesia pada tahun 2005/2006.
Deddy menambahkan, dua ku-rir Bob juga ditangkap di Timor Leste. Keduanya berinisial Im dan S, warga Boyolali, Jawa Tengah. “Untuk barang buktinya diaman-kan di BNN Pusat,” imbuhnya. Bob yang memiliki istri WNI ini mengatakan, ia menjadi sin-dikat peredaran internasional sabu-sabu hampir enam tahun. Upah sekali meloloskan barang sampai pada tangan konsumen, ratusan juta rupiah.”Sudah enam tahun menjadi sindikat,” kata Bob. Kepala BNNP DIJ Budiharso menambahkan, dari peme-riksaan sementara diketahui jika pelaku akan mengedarkan ke beberapa lembaga pemasya-rakatan (Lapas). Untuk dugaan pelaku mengirim ke Lapas Nar-kotika Pakem, Sleman, Budihar-so mengatakan pihaknya ma-sih mendalami. “Kami masih mendalaminya ya,” ujarnya. (fid/laz/jiong)

Breaking News